Strategi dan Kebijakan Pemerintah Daerah Kabupaten Ketapang dalam upaya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat secara tegas sudah tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Ketapang Tahun 2025-2029. Kebijakan ini antara lain bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang memiliki Usaha Mikro, Kecil dan Mengengah (UMKM) dengan strategi mengembangkan kerjasama dan kemitraan dalam pembangunan industri pengolahan, industri peralatan dan industri jasa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektifvitas rekomendasi kebijakan yang dihasilkan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Ketapang dalam mendukung Peningkatan dan Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah yang ada di Kabupaten Ketapang. UMKM merupakah sektor yang strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah, namun pada kenyataanya UMKM mengalami berbagai macam kendala dan tantangan seperti akses permodalan, inovasi, promosi, distribusi, digitalisasi dan keterbatasan produksi serta sumber daya bahan baku. Melalui pendekatan kualitatif-deskriftif, data dikumpulkan dari dokumen kajian Penelitian dan Pengembangan. Hasil Penelitian menunjukan bahwa sebagian besar rekomendasi penelitian dan pengembangan teleh mengidentifikasi isu utama UMKM secara tepat, namun tingkat implementasi di perangkat daerah masih rendah akibat keterbatasan koordinasi lintas sektor dan alokasi anggaran. Oleh karena itu diperlukan penguatan peran Badan Penelitian dan Pengembangan dalam menyusun Rekomendasi yang lebih aplikatif serta peningkatan sinergi antra Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Ketapang, Dinas Koperasi, UMKM, dan Perindutrian pergadangan Kabupaten Ketapang serta pata pelaku UMKM. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap upaya formulasi kebijakan berbasis Bukti (evidence-base Polity) guna meningkatkan kinerja UMKM secara berkelanjutan.