Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fleksibilitas kerja terhadap kinerja karyawan PT. Aneka Makmur Sejahtera dengan work-life balance sebagai variabel mediasi. Fleksibilitas kerja dipandang sebagai salah satu strategi manajemen sumber daya manusia yang penting dalam meningkatkan kesejahteraan karyawan sekaligus mendorong kinerja organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei kausalitas. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada seluruh karyawan PT. Aneka Makmur Sejahtera sebanyak 100 responden dengan teknik sampel jenuh. Analisis data dilakukan menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS versi 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fleksibilitas kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap work-life balance dengan koefisien jalur sebesar 0,715, serta berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan koefisien jalur sebesar 0,307. Selain itu, work-life balance terbukti memiliki pengaruh positif yang kuat terhadap kinerja karyawan dengan koefisien jalur sebesar 0,719. Hasil analisis mediasi menunjukkan bahwa work-life balance memediasi secara parsial hubungan antara fleksibilitas kerja dan kinerja karyawan, di mana pengaruh tidak langsung sebesar 0,514 lebih dominan dibandingkan pengaruh langsung. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kinerja karyawan tidak hanya ditentukan oleh penerapan fleksibilitas kerja secara langsung, tetapi terutama melalui peningkatan keseimbangan antara kehidupan kerja dan kehidupan pribadi. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan agar manajemen perusahaan merancang kebijakan fleksibilitas kerja yang berorientasi pada peningkatan work-life balance guna mengoptimalkan kinerja karyawan secara berkelanjutan.