Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Komunikasi Guru dalam Menanamkan Nilai Keagamaan pada Siswa MTs Bintang Peduli Ummat Waspada di Desa Tiga Juhar Kecamatan STM Hulu Kabupaten Deli Serdang Dikdayana, Subowo
Bashirah Vol 6 No 2 (2025): Bashirah
Publisher : Prodi Komunikasi Penyiaran Islam Sekolah Tinggi Agama Islam As-Sunnah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51590/bashirah.v6i2.1151

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengenal bagaimana strategi guru dalam menanamkan nilai-nilai agama akidah, ibadah, dan akhlak secara teori dan praktik kepada siswa di MTs Bintang Peduli Ummat Waspada Tiga Juhar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan fokus pada pola komunikasi guru dalam mentransmisikan nilai-nilai keagamaan melalui strategi yang mudah dipahami siswa sehingga mampu diterapkan baik dalam pemahaman konseptual maupun praktik keseharian. Analisis data dilakukan dengan metode deskriptif untuk menggambarkan makna serta penerapan strategi komunikasi guru dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru dalam menanamkan nilai-nilai akidah, ibadah, dan akhlak dilakukan melalui dua tahapan utama, yaitu penyampaian teori dan penerapan praktik langsung. Pada tahap teori, guru menjelaskan dan memperkenalkan pengertian-pengertian dasar tentang akidah, ibadah, dan akhlak agar siswa memahami konsepnya dengan baik. Selanjutnya, pada tahap praktik, guru membimbing siswa untuk mengamalkan langsung apa yang telah dipelajari di kelas. Dalam proses pembelajaran, guru menggunakan berbagai metode seperti ceramah, diskusi, serta bimbingan langsung, dan berperan sebagai pembimbing, manajer, koordinator, serta inovator. Strategi ini terbukti efektif dalam memperdalam pemahaman siswa dan menumbuhkan penerapan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.
The Role of Majelis Taklim (Islamic Learning Assembly) in Instilling Religious Moderation Values in the Community Dikdayana, Subowo
Jurnal Indonesia Studi Moderasi Beragama Vol. 3 No. 1 (2026): JISMB, Volume 3, Issue 1 (2026): February-May Period
Publisher : Academia Edu Cendekia Indonesia (AEDUCIA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64420/jismb.v3i1.397

Abstract

Background: Indonesia’s multicultural society requires religious moderation to maintain harmony and prevent extremism. As a non-formal Islamic educational institution, Majelis Taklim plays a strategic role in fostering moderate religious attitudes and strengthening social cohesion at the grassroots level. Objective: This study aims to analyse the role, strategies, and contributions of Majelis Taklim in instilling religious moderation values within the Griya Sidomulyo community, Pekanbaru City. Method: This research employs a qualitative descriptive approach. Data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and documentation involving administrators, preachers, congregants, and community leaders. Data were analysed through reduction, data display, and conclusion drawing, supported by triangulation to ensure validity. Results: The findings indicate that Majelis Taklim actively promotes moderation values through regular religious study sessions, thematic discussions, and social programs such as Jumat Berkah (Friday Charity Program) and Didikan Subuh (Early Morning Religious Education Program). These activities cultivate tolerance, balance, mutual respect, and social solidarity. Supporting factors include active participation, qualified preachers, and strong community engagement, while financial constraints and coordination challenges remain obstacles. Conclusion: Majelis Taklim functions as an effective grassroots institution for cultivating religious moderation and strengthening social harmony in heterogeneous urban communities. Contribution: This study provides empirical evidence of Majelis Taklim’s strategic role as a community-based model for promoting inclusive and moderate Islamic education.