This Author published in this journals
All Journal TECHNOLOGIC
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

OPTIMALISASI MESIN PENGOLAH STYROFOAM MENJADI BENANG DENGAN MEDIA TANAMAN LIDAH MERTUA DALAM STUDI KASUS DI TANGERANG SELATAN MENGGUNAKAN METODE PFMEA (MESIN SANZFIBER) Ardiansyah, Herdi; Afif, Zidni; Salsabilla, Salsabila Amalia; Ginanti, Dinda Sekar; Fathony, Rheza Muhammad
Technologic Vol 16 No 2 (2025): TECHNOLOGIC
Publisher : LPPM Politeknik Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52453/technologic.v16i2.506

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan mesin pengolah Styrofoam menjadi benang menggunakan media tanaman lidah mertua (Sansevieria) sebagai solusi inovatif untuk mengatasi masalah limbah styrofoam yang mencemari lingkungan, khususnya di Tangerang Selatan. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan analisis Process Failure Mode and Effects Analysis (PFMEA) pada Mesin SanzFiber. Hasil analisis PFMEA mengidentifikasi tiga mode kegagalan utama dengan nilai Risk Priority Number (RPN) tertinggi didapat dari perkalian antara nilai saverity, occurrence, dan detection. Nilai RPN tertinggi yaitu proses pencacahan ekstrak daun lidah mertua (RPN 252), pembentukan serat menjadi benang (RPN 200), dan pengadukan hasil ekstrak daun lidah mertua dengan larutan styrofoam (RPN 108). Optimalisasi dilakukan melalui serangkaian tindakan perbaikan: pengaturan ulang router mesin pencacah untuk serat yang lebih utuh, pelaksanaan pemintalan benang dua kali untuk hasil yang lebih kuat dan elastis, serta standarisasi kuantitas bahan pada tahap pengadukan untuk memastikan keseimbangan komposisi. Mesin SanzFiber yang telah dioptimalkan terdiri dari tiga unit utama (penggilingan / pencampuran styrofoam dan oil, pencacahan daun lidah mertua, serta pembentukan dan pemintalan benang), yang secara keseluruhan meningkatkan kinerja dan meminimalkan risiko kegagalan, sehingga proses produksi menjadi lebih efisien, ramah lingkungan, dan mampu memberikan nilai ekonomi yang lebih tinggi.