Law, Wi Wi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KECERDASAN EMOSIONAL (EQ) DAN LINGKUNGAN BELAJAR TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA BUDDHA DI SMA SWASTA BUDDHIS BODHICITTA MEDAN Law, Wi Wi; Nuriani, Nuriani; Yana, Sunter Candra
JURNAL PENDIDIKAN BUDDHA DAN ISU SOSIAL KONTEMPORER (JPBISK) Vol. 7 No. 2 (2025): Desember
Publisher : LPPM STAB Bodhi Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56325/jpbisk.v7i2.136

Abstract

Motivasi belajar merupakan elemen krusial yang memengaruhi pencapaian akademik siswa, dipengaruhi oleh beragam faktor intrinsik dan ekstrinsik. Kecerdasan emosional serta lingkungan pembelajaran dianggap sebagai dua komponen utama yang berperan strategis dalam membentuk dorongan tersebut. Penelitian ini bertujuan mengkaji dampak kecerdasan emosional (EQ) dan lingkungan pembelajaran terhadap motivasi siswa dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Buddha di SMA Swasta Buddhis Bodhicitta Medan. Pendekatan penelitian kuantitatif dengan desain ex post facto diterapkan, melibatkan 82 siswa yang dipilih melalui teknik simple random sampling dari populasi total sebanyak 461 siswa. Instrumen penelitian dievaluasi berdasarkan validitas dan reliabilitas, dengan koefisien Cronbach's Alpha mencapai 0,804, yang menunjukkan konsistensi internal yang memadai. Analisis data meliputi uji regresi, regresi linier berganda, serta analisis korelasi. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa kecerdasan emosional memberikan pengaruh signifikan dan dominan terhadap motivasi belajar, tercermin dari koefisien regresi sebesar 0,689 dan nilai signifikansi 0,000. Di samping itu, lingkungan pembelajaran juga menunjukkan pengaruh signifikan dengan koefisien regresi 0,269 dan signifikansi 0,003. Model regresi menghasilkan nilai Adjusted R Square sebesar 0,515, yang menyiratkan bahwa kedua variabel tersebut mampu menjelaskan 51,5% variasi motivasi belajar siswa. Temuan ini menegaskan bahwa kemampuan mengelola emosi serta kondisi lingkungan pembelajaran yang mendukung berkontribusi secara langsung pada peningkatan motivasi belajar. Penelitian ini mendorong penguatan program pengembangan EQ serta perbaikan lingkungan pembelajaran guna meningkatkan kualitas proses pembelajaran.