Sugiharto, Erry Suntoro
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Program Sekolah Adiwiyata untuk Meningkatkan Karakter Peduli Lingkungan Siswa SDN Piyaman I Sugiharto, Erry Suntoro; Senen, Anwar
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 10 No. 3 (2025): September 2025 Edition
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v10i3.2104

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi adanya hal yang berbeda di SDN Piyaman I dari sekolah lain terkait Program Sekolah Adiwiyata. Salah satu bentuk implementasi Program Sekolah Adiwiyata di SDN Piyaman I adalah kegiatan apel setiap hari Senin hingga Kamis yang dilanjutkan dengan pembiasaan mengambil sampah di lingkungan sekolahujuan penelitian yaitu: (1) mendeskripsikan bagaimana pelaksanaan program sekolah adiwiyata dapat meningkatkan karakter peduli lingkungan siswa; dan (2) menganalisis faktor pendukung dan kendala implementasi program sekolah Adiwiyata untuk meningkatkan karakter peduli lingkungan siswa. Jenis penelitian ini adalah kualitatif menggunakan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Selanjutnya data yang diperoleh dianalisis dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitiannya adalah: (1) implementasi Program Sekolah Adiwiyata terlaksana sukses, keberhasilan siswa dalam menigkatkan karakter peduli lingkungan adalah siswa terbiasa mengambil sampah setelah apel setiap hari Senin sampai Kamis; (2) Program Sekolah Adiwiyata berkontribusi signifikan dalam membentuk karakter peduli lingkungan siswa; (3) faktor pendukung utama adanya dukungan kepala sekolah, peran aktif guru, tim Adiwiyata, keterlibatan siswa, serta kerja sama orang tua, masyarakat dan institusi terkait seperti Dinas Lingkungan Hidup; (4) kendala yang dihadapi kurangnya kesadaran sebagian kecil siswa, keterbatasan fasilitas penunjang, belum meratanya pemahaman guru tentang prinsip sekolah berbasis lingkungan. Namun demikian dapat diatasi dengan pendekatan persuasif, peningkatan sosialisasi, serta pengadaan sarana prasarana melalui kolaborasi dengan pihak luar.