Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Karakter Murid melalui Penerapan Kurikulum Mandiri di Sekolah Guna Mencegah Demoralisasi Murid Maulana, Abdul Holik; Nurihsan, Juntika; Irianto, Dede Margo
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 10 No. 3 (2025): September 2025 Edition
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v10i3.2112

Abstract

Pendidikan karakter di sekolah berperan strategis dalam membentuk kepribadian tanggung pada murid untuk mencegah demoralisasi. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pentingnya pendidikan karakter dalam mengembangkan pribadi yang tangguh dan beretika, sekaligus mengekplorasi bagaimana integrasi nilai-nilai moral dapat melindungi murid dari dampak demoralisasi. Kurikulum mandiri memberikan keleluasaan bagi sekolah untuk mengembangkan model pembelajaran yang mendukung penguatan karakter. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka kualitatif dengan mengumpulkan data yang diperoleh dari buku, jurnal, dan referensi yang kredibel sesuai topik yang diangkat untuk memperkuat informasi yang dikaji. Berdasarkan analisis pustaka, ditemukan bahwa implementasi pendidikan karakter yang efektif dalam kurikulum mandiri mampu meminimalisir dampak demoralisasi murid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter yang efektif tidak hanya membangun kepribadian tangguh, tetapi membantu murid mengembangkan sikap positif. Pendidikan karakter menjadi solusi dalam mencegah krisis moral melalui pembelajaran berbasis kurikulum mandiri. Melalui integrasi nilai-nilai karakter dalam pembelajaran, pengembangan diri, kegiatan ekstrakurikuler, dan pembiasaan, murid mampu menunjukkan perilaku yang lebih bermoral. Selain itu, kolaborasi antara sekolah dan orang tua dalam pendidikan karakter dapat mencegah perilaku yang menurunkan moral.
Building Students’ Strong Personality through Character Education in Schools Under The Implementation of The Merdeka Curriculum: A Strategy for Preventing Demoralization Maulana, Abdul Holik; Nurihsan, Juntika; Irianto, Dede Margo
International Conference on Elementary Education Vol. 8 No. 1 (2025): Proceedings The 8th International Conference on Elementary Education
Publisher : International Conference on Elementary Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Character education in schools plays a strategic role in shaping resilient and integrity-driven personalities to prevent the growing phenomenon of demoralization among students in the era of disruption and global value transformation. This study aims to provide an in-depth analysis of the importance of integrating character education into the implementation of the Merdeka Curriculum, as well as to identify an effective conceptual model for strengthening students’ moral development. Employing a qualitative literature review method, this research examines a wide range of recent scholarly sources, including books, journals, and research reports relevant to the themes of character education and the Merdeka Curriculum. The synthesis of literature indicates that systematically integrated character education within the Merdeka Curriculum makes a significant contribution to preventing demoralization through the reinforcement of Pancasila Student Profile values. This study proposes the Integrative Model of Character Education within the Merdeka Curriculum (IM-CE2M), which consists of four key components: (1) project- and experience- based contextual learning that cultivates the values of faith, collaboration, and independence; (2) consistent habituation and self-development programs that foster moral discipline and positive habits; (3) synergistic collaboration among schools, families, and communities as the three centers of value-based education; and (4) strengthening teachers’ capacities as moral role models and primary facilitators of character-based learning. The implementation of IM-CE2M demonstrates that character education not only serves as a means of preventing demoralization but also forms the foundation for developing students who are faithful, critical, creative, and ethical embodying the ideals of the Pancasila Student Profile. Thus, integrating character education within the Merdeka Curriculum represents a transformative strategy to cultivate a young Indonesian generation with strong character, global competitiveness, and steadfast commitment to universal moral and humanitarian values.