Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi penetasan telur ikan nila (Oreochromis niloticus) melalui penerapan teknologi flow through egg incubator pada kelompok pembenihan di Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif dengan tahapan observasi lokasi, perencanaan bersama mitra, FGD, sosialisasi dan pelatihan, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan inkubator sederhana mampu menekan tingkat mortalitas benih hingga 80% dibandingkan dengan metode alami menggunakan induk betina sebagai mouthbreeder. Inkubator dengan sistem flow through terbukti menjaga kualitas air lebih stabil, khususnya kandungan oksigen terlarut (DO), yang berperan paling besar terhadap keberhasilan penetasan. Selain meningkatkan daya tetas dan kelulushidupan larva, teknologi ini juga memberikan efisiensi waktu, memungkinkan induk betina segera dipijahkan kembali sehingga produktivitas benih meningkat secara berkelanjutan. Transfer teknologi ini dapat dioperasikan dengan mudah oleh pembudidaya karena berbahan lokal, praktis, dan ekonomis. Dengan demikian, kegiatan ini berhasil memberikan solusi nyata terhadap rendahnya tingkat penetasan telur ikan nila di tingkat pembenihan rakyat, serta meningkatkan kapasitas mitra dalam penerapan teknologi budidaya sederhana yang modern dan berkelanjutan.