Mengkaji hadis sebagai alat untuk menjaga lingkungan di sekolah dengan menekankan pada Living Hadis di MAN 2 Kota Bandung dengan tantangan mengintegrasikan nilai-nilai dari hadis ke dalam pembelajaran lingkungan untuk mencapai pengertian menyeluruh dan penerapan nyata pada lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pembelajaran hadis tentang pelestarian lingkungan dan implementasinya di sekolah, khususnya di MAN 2 Kota Bandung. Metode penelitian yang dilakukan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data melibatkan observasi pembelajaran, wawancara dengan guru, dan penilaian partisipasi siswa. Menggunakan model Living Hadis yang diimplementasikan sebagai model pembelajaran utama, dan hasilnya dianalisis secara komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran hadis pelestarian lingkungan di MAN 2 Bandung dilakukan dengan menggunakan beberapa strategi pembelajaran berupa (a) kematangan perencanaan yang meliputi tujuan, integrasi materi, penggunaan metode, media, sumber belajar, dan penilaian; (b) pelaksanaan yang mencakup kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup yang disesuikan dengan kebutuhan;(c) evaluasi yang mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Pembelajaran ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesadaran dan perilaku siswa dalam menjaga lingkungan beserta implementasinya, berupa (a) penyediaan tempat sampah hanya dibeberapa tempat tertentu; (b) penyediaan 5 tempat sampahberbeda untuk 5 jenis sampah berbeda pula; (c) menerapkan pembuatan ecobrick; (d) menghimbau siswa untuk mengurangi pembelian jajanan berbungkus plastik serta menganjurkan siswa untuk membawa wadah makanan dan minuman sendiri; (e) jum’at bersih yang dilakukan setiap bulan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pembelajaran hadis pelestarian lingkungan dapat menjadi salah satu cara untuk mengimplementasikan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari, serta memberikan kontribusi bagi upaya pelestarian lingkungan secara global.