Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Seasonal Assessment of Musi River Water Quality in Palembang Using STORET and PI Faizaturrohmah, Nur; Sukmawardana, M. Iqbal; Noor Azizah, Rifka; Isoralla, Isoralla; Awfa, Dion; Rohman, Arif; Ulin Nuha, Muhammad; Try Atmojo, Aulia; Adli Naufal Purnomo, Daffa
Jurnal Teknik Pengairan: Journal of Water Resources Engineering Vol. 17 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.pengairan.2026.017.01.10

Abstract

This study aims to determine the water quality status of the Musi River in Palembang City in the dry season (July) and the rainy season (October) using the STORET and Pollution Index (PI) methods, as a scientific basis for evaluating seasonal pollution dynamics and supporting sustainable river management. Water samples were collected from four representative sampling sites along the Musi River in Palembang City, representing the upstream reach, industrial zone, urban reach, and downstream section. Primary data were obtained from field measurements of physical and chemical parameters, while secondary data were obtained from water quality standards and related literature. Water quality determination using the STORET method was based on deviations from regulatory standards, while the PI method estimated the average pollution load. The results show that several parameters exceed the allowed limits, with the STORET method generally classifying the river as moderately polluted, whereas the PI method classifies it as lightly polluted. This study evaluated the water quality of the Musi River in Palembang City using the STORET method and the Pollution Index at four sampling locations in the dry and rainy seasons. The STORET analysis showed that four points fell into the moderately polluted category (score: -12 to -20), while the PI method showed lightly polluted throughout the area (Pij score: 2.29 to 3.07). The results underscore the urgent need for integrated pollution management to ensure regulatory compliance and protect ecosystems.
Analisis Perubahan Tutupan Lahan dan Dampaknya Terhadap Debit Banjir di Sub-Das Way Bulok Asferizal, Ferial; Afifah Farnela, Tazza; Nurul Fauziah, Selma; Wulandari, Siska; Yanda, Rahma; Isoralla, Isoralla; Kurnianingtyas, Erlina; Hakiem Sedo Putra, Muhammad
Bulletin of Civil Engineering Vol. 6 No. 2 (2026): Agustus (Progress)
Publisher : Civil Engineering Department, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan tutupan lahan merupakan salah satu faktor utama yang memengaruhi peningkatan debit banjir pada suatu daerah aliran sungai (DAS). Sub-DAS Way Bulok mengalami perkembangan wilayah yang pesat akibat aktivitas antropogenik, sehingga berpotensi menurunkan kapasitas resapan dan meningkatkan limpasan permukaan. Penelitian ini ditujukan untuk menganalisis perubahan tutupan lahan dan pengaruhnya terhadap debit banjir pada Sub-DAS Way Bulok selama periode pengamatan. Berdasarkan kajian yang telah dilakukan menegaskan adanya keterkaitan antara perubahan penggunaan lahan, koefisien limpasan, dan respons hidrologi DAS. Metode yang dilakukan meliputi analisis hidrologi menggunakan data curah hujan maksimum harian tahun 2015–2024 dari enam stasiun hujan, uji statistik dan distribusi frekuensi Log Pearson III, perhitungan intensitas hujan dengan metode Mononobe, serta analisis spasial tutupan lahan berbasis citra Sentinel-2 dan sistem informasi geografis. Debit banjir dihitung menggunakan metode rasional untuk berbagai kala ulang. Hasil analisis menunjukkan terjadinya peningkatan luas kawasan terbangun dan penurunan area resapan yang berdampak pada kenaikan nilai koefisien limpasan dan debit banjir, dengan peningkatan debit sekitar 16% antara tahun awal dan akhir pengamatan. Hasil peneltiian menemukan bahwa perubahan tutupan lahan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan debit banjir di Sub-DAS Way Bulok, sehingga diperlukan penerapan pengendalian tata guna lahan dan konservasi DAS untuk menjaga keberlanjutan fungsi hidrologi wilayah.