Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Pengembangan Kompetensi SDM di Kantor Camat Kepenuhan Hulu Afriantia
Journals of Indonesian Multidisciplinary Research Vol. 4 No. 2 (2025): Journals of Indonesian Multidisciplinary Research
Publisher : CV.Karoteh Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61291/62qew070

Abstract

Pengembangan kompetensi sumber daya manusia (SDM) aparatur merupakan faktor kunci dalam peningkatan kinerja organisasi dan kualitas pelayanan publik, khususnya pada unit pemerintahan tingkat kecamatan sebagai garda terdepan pelayanan kepada masyarakat. Namun, pengembangan kompetensi SDM di tingkat kecamatan masih menghadapi berbagai permasalahan, baik dari aspek perencanaan, pelaksanaan, maupun evaluasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi kompetensi SDM, bentuk pengembangan kompetensi yang telah dilaksanakan, kendala dan faktor pendukung, serta merumuskan strategi pengembangan kompetensi SDM yang efektif dan kontekstual di Kantor Kecamatan Kepenuhan Hulu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Informan penelitian terdiri atas perwakilan pimpinan pemerintahan kantor kecamatan, perwakilan manajemen kantor kecamatan, perwakilan pejabat struktural pelaksana pelayanan, serta perwakilan instansi pengelola kepegawaian daerah. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif dengan teknik triangulasi untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi SDM aparatur belum sepenuhnya optimal, terutama pada aspek keterampilan teknis dan digital serta kesesuaian kompetensi dengan tuntutan jabatan. Pengembangan kompetensi masih didominasi pelatihan formal dan belum berbasis kebutuhan jabatan secara sistematis. Kendala utama meliputi keterbatasan anggaran, beban kerja, dan lemahnya evaluasi pascapelatihan. Penelitian ini merekomendasikan strategi pengembangan kompetensi SDM yang terencana, berkelanjutan, dan berbasis kebutuhan organisasi kecamatan.