Alwanda, M. Agung
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Deep Learning dalam Pembelajaran Matematika yang Bermakna di Sekolah Dasar Alwanda, M. Agung; Saputra, Rizki
Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora Vol. 4 No. 4 (2026): Takuana (January-March)
Publisher : MAN 4 Kota Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56113/takuana.v4i4.234

Abstract

This study examines the implementation of a deep learning approach in meaningful mathematics learning at the elementary school level. The research aims to analyze how deep learning principles are integrated into mathematics instruction, identify strategies aligned with the Kurikulum Merdeka, and explore challenges and solutions in its application. Using a Systematic Literature Review (SLR) guided by the PRISMA protocol, 903 documents were identified, and 13 articles met the final inclusion criteria. The findings show that meaningful, mindful, and joyful learning principles are consistently embedded through contextual activities, problem-based and project-based learning, reflective practices, and digital media integration. Deep learning effectively enhances students’ conceptual understanding, critical thinking, and engagement. However, limitations remain in teacher readiness, digital infrastructure, time allocation, and assessment practices. The study highlights the potential of deep learning to transform mathematics learning while recommending more empirical classroom studies and long-term evaluations to strengthen its pedagogical implementation.
INTEGRASI KEARIFAN LOKAL DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA SEKOLAH DASAR DI INDONESIA (2015–2025): SEBUAH SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW BERBASIS PRISMA Alwanda, M. Agung
Jurnal Humaniora Teknologi Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Humaniora Teknologi
Publisher : P3M Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jht.v12i1.215

Abstract

Abstrak   Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara sistematis integrasi kearifan lokal dalam pembentukan karakter siswa sekolah dasar di Indonesia selama periode 2015–2025. Permasalahan utama yang diangkat adalah belum optimalnya penerapan nilai-nilai budaya lokal dalam pendidikan karakter serta minimnya kajian sistematis yang membahas strategi dan dampaknya. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) berdasarkan panduan PRISMA, dengan analisis terhadap 18 artikel ilmiah yang diperoleh melalui basis data Google Scholar. Kriteria inklusi meliputi publikasi tahun 2015–2025, konteks sekolah dasar di Indonesia, serta penggunaan pendekatan empiris. Analisis dilakukan secara tematik menggunakan pendekatan konten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi kearifan lokal dilakukan melalui lima bentuk utama, yakni muatan kurikulum tematik, cerita rakyat, tema budaya lokal, sastra anak, dan praktik sosial budaya. Strategi implementasi yang dominan meliputi pembiasaan nilai, kegiatan kontekstual, kolaborasi dengan masyarakat, refleksi, dan pendekatan etnografis. Nilai-nilai yang paling sering diintegrasikan adalah gotong royong, tanggung jawab, religiusitas, kejujuran, dan cinta budaya. Temuan menunjukkan bahwa integrasi kearifan lokal berkontribusi dalam memperkuat kesadaran budaya, membentuk moralitas, menumbuhkan karakter sosial, kepedulian lingkungan, serta memperteguh identitas lokal siswa. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan kebijakan pendidikan dan desain pembelajaran karakter yang berbasis budaya lokal, serta mendukung pencapaian Profil Pelajar Pancasila secara kontekstual dan berkelanjutan.   Kata kunci: karakter siswa, kearifan lokal, pendidikan dasar, pendidikan karakter, systematic review     Abstract   This study aims to systematically review the integration of local wisdom in character education for elementary school students in Indonesia during the 2015–2025 period. The core issue addressed is the suboptimal implementation of cultural values in character formation and the lack of systematic research on its strategies and impacts. Employing a Systematic Literature Review (SLR) method guided by the PRISMA protocol, the study analyzed 18 empirical articles sourced from Google Scholar. Inclusion criteria included publications from 2015–2025, a focus on elementary education in Indonesia, and the use of empirical approaches. Thematic content analysis was conducted to identify patterns and insights. The findings indicate five primary forms of integration: incorporation into thematic curricula, utilization of folklore, embedding cultural values into lesson themes, use of children’s literature, and implementation through socio-cultural practices. Key strategies include value habituation, contextual learning activities, collaboration with communities, reflective learning, and ethnographic approaches. The most frequently integrated values were mutual cooperation, responsibility, religiosity, honesty, and cultural appreciation. The study concludes that integrating local wisdom significantly contributes to enhancing cultural awareness, fostering moral development, promoting social character, encouraging environmental consciousness, and strengthening students’ local identity. These findings provide theoretical and practical implications for designing culturally responsive character education models and formulating policies that align with the contextual needs of Indonesian elementary education and the goals of the Pancasila Student Profile.   Keywords: character education, elementary school, Indonesia, local wisdom, systematic review