Renang merupakan salah satu cabang olahraga air yang telah dikenal sejak zaman kuno dan terus berkembang hingga kini dengan berbagai teknik dan gaya. Selain sebagai aktivitas fisik, renang juga berfungsi sebagai sarana untuk bersosialisasi, meningkatkan kebugaran, serta memberikan efek relaksasi psikologis. Aktivitas ini tidak hanya memiliki nilai rekreatif, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap kesehatan fisik, mental, dan sosial individu. Keberagaman gaya renang, seperti gaya bebas, gaya punggung, gaya kupu-kupu, dan gaya dada, menunjukkan kompleksitas gerakan dan tuntutan biomekanis yang tinggi dalam olahraga ini. Salah satu elemen penting dalam performa renang kompetitif adalah teknik start, yaitu fase awal ketika atlet melompat dari balok start menuju air. Teknik start yang efisien dapat memberikan keuntungan signifikan terhadap waktu tempuh keseluruhan dalam lomba renang. Khususnya pada gaya dada (breaststroke), yang memiliki karakteristik gerakan unik dan ritme tersendiri, fase start membutuhkan koordinasi motorik, kekuatan eksplosif, serta pengetahuan biomekanika yang baik untuk menghasilkan performa optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek-aspek biomekanika dalam gerakan start renang gaya dada pada kelompok usia remaja, khususnya untuk memahami bagaimana faktor- faktor biomekanik seperti sudut tolakan, kecepatan dorongan, dan posisi tubuh berpengaruh terhadap efektivitas start. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan penguatan melalui analisis kualitatif. Data dikumpulkan dari 8 orang mahasiswa laki-laki yang merupakan peserta didik di Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Medan. Mereka dipilih berdasarkan kriteria usia remaja akhir dan memiliki pengalaman dalam teknik renang gaya dada. Melalui penelitian ini diharapkan diperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang penerapan prinsip-prinsip biomekanika dalam olahraga renang, yang nantinya dapat digunakan sebagai dasar pengembangan metode pelatihan teknik start renang yang lebih efektif, khususnya bagi atlet usia remaja yang sedang berada dalam fase perkembangan motorik dan fisik yang pesat.