This Author published in this journals
All Journal EDUPEDIA
Asrillah Sugiarno, Bunga
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EKSPLORASI PERAN EXECUTIVE FUNCTION SISWA KELAS V SDN TUNGGUL WULUNG 2 DALAM PENYUSUNAN HIERARKI INFORMASI UNTUK MENENTUKAN IDE POKOK TEKS NARASI Asrillah Sugiarno, Bunga; Al-Muthia’ah, Hasya Mawaddatina; Ayu Sandra, Melina; Adi Prasetyo, Mochamad Rian; Adila Putri, Rani; Suwandayani, Beti Istanti
EDUPEDIA Vol. 9 No. 2 (2025): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ed.v9i2.3549

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam peran krusial executive function meliputi working memory, inhibitory control, dan cognitive flexibility dalam kemampuan siswa kelas V menyusun hierarki informasi untuk menentukan ide pokok teks narasi di SDN Tunggulwulung 2. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan sumber data meliputi guru, siswa kelas V, dan dokumen seperti catatan lapangan dan hasil wawancara mendalam. Teknik pengumpulan data mencakup observasi untuk mengamati langsung executive function, serta wawancara umum dan mendalam untuk menggali strategi kognitif, yang kemudian ditriangulasi dengan dokumentasi. Analisis data mengikuti model Miles, Huberman, dan Saldaña (2014) melalui tahapan kondensasi, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa executive function merupakan faktor esensial: working memory yang kuat membantu pengorganisasian runtut, inhibitory control yang memadai mencegah jawaban terburu-buru, dan cognitive flexibility mendukung revisi efektif. Observasi kegiatan pembelajaran (menyimak video dan membaca ringkasan) dan hasil LKPD menunjukkan adanya variasi signifikan dalam executive function; misalnya, 70% siswa berhasil menentukan ide pokok dengan tepat, namun sebagian besar masih kesulitan dalam menyusun hierarki informasi yang detail. Wawancara mendalam menegaskan bahwa mayoritas siswa cenderung memiliki pendekatan yang terstruktur dan reflektif, menggunakan strategi seperti membaca ulang dan penandaan visual. Meskipun demikian, hambatan masih dialami, terutama isu pada working memory (lupa informasi awal) dan kontrol atensi (gangguan). Kesimpulannya, kualitas hierarki informasi siswa terdampak langsung oleh kekuatan komponen EF mereka, yang menekankan perlunya intervensi pendidikan untuk mempromosikan perhatian, regulasi diri, dan berpikir fleksibel demi mengoptimalkan capaian literasi.