Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mutu pendidikan di sekolah penggerak Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah, serta menganalisis peran kepemimpinan kepala sekolah dalam upaya peningkatan mutu pendidikan. Penelitian ini berfokus pada UPTD SMP Negeri 2 Tobadak dan UPTD SMP Negeri 3 Tobadak, yang menghadapi tantangan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, meskipun telah terdapat upaya akselerasi pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Informan utama meliputi kepala sekolah, guru, dan siswa dari kedua sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mutu pendidikan di SMP Negeri 2 Tobadak dan SMP Negeri 3 Tobadak menunjukkan perkembangan positif, terutama dalam literasi, numerasi, dan pendidikan karakter. SMP Negeri 2 Tobadak mengalami penurunan dalam literasi dan numerasi pada 2024, sementara SMP Negeri 3 Tobadak konsisten mengalami kemajuan di hampir semua aspek. Kepemimpinan kepala sekolah berperan krusial dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui pendekatan demokratis dan kolaboratif, dengan mendorong partisipasi aktif guru dalam pengambilan keputusan dan menciptakan lingkungan kerja yang inklusif. Kepala sekolah juga memimpin pengembangan program-program inovatif seperti "Kamis Literasi" dan "Selasa Numerasi," serta mengelola sumber daya secara efisien. Namun, tantangan seperti keterbatasan anggaran, sumber daya manusia, serta beban administrasi yang berat, menjadi penghambat dalam pelaksanaan program inovatif dan menjaga konsistensi peningkatan mutu pembelajaran di sekolah-sekolah tersebut. This study aims to describe the quality of education in the Sekolah Penggerak at Tobadak District, Central Mamuju Regency, and to analyze the role of school leadership in enhancing educational quality. The research focuses on UPTD SMP Negeri 2 Tobadak and UPTD SMP Negeri 3 Tobadak, which are both part of the "Sekolah Penggerak" in Tobadak. The research adopts a qualitative approach, with data collected through in-depth interviews, direct observation, and document analysis. Key informants include school principals, teachers, and students from both schools. The findings reveal that the educational quality at SMP Negeri 2 Tobadak and SMP Negeri 3 Tobadak has shown positive development, particularly in literacy, numeracy, and character education. However, SMP Negeri 2 Tobadak experienced a decline in literacy and numeracy in 2024, while SMP Negeri 3 Tobadak consistently showed progress in almost all areas. The school leadership plays a crucial role in enhancing educational quality through a democratic and collaborative approach, encouraging active teacher participation in decision-making and creating an inclusive working environment. The principals also lead the development of innovative programs, such as "Kamis Literasi" (Literacy Thursdays) and "Selasa Numerasi" (Numeracy Tuesdays), while efficiently managing resources. Nevertheless, challenges such as limited budget, human resources, and heavy administrative workloads hinder the implementation of innovative programs and the consistency of educational quality improvement in these schools.