This Author published in this journals
All Journal ISCO
Mu’minatul Habibah
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

WORKSHOP: IMPLEMENTASI AI DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PROSES BELAJAR MENGAJAR MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM GUNA MEWUJUDKAN SDGs LITERASI DI YAYASAN AL MANAR MENORO KABUPATEN REMBANG Mu’minatul Habibah; Faldin Baen; Zulfatul Mardiyah; Ilyas Ilyas; Uswatun Chasanah
Journal Inclusive Society Community Servies Vol. 4 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Yayasan Putra Adi Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61402/isco.v4i1.567

Abstract

Peningkatan mutu pembelajaran sekaligus penguatan budaya literasi merupakan kebutuhan strategis pendidikan Indonesia dan relevan dengan SDGs mengenai pendidikan berkualitas serta literasi yang inklusif. Dalam konteks Pendidikan Agama Islam (PAI) yang sarat aktivitas berbasis teks, guru membutuhkan dukungan teknologi untuk menyusun asesmen secara cepat, akurat, bermakna, dan berorientasi HOTS. Analisis kebutuhan melalui wawancara terhadap 30 guru di Yayasan Al Manar Menoro, Kabupaten Rembang, menunjukkan pemanfaatan Quizzy AImasih rendah: 60% guru belum pernah menggunakan, 20% jarang, 13% sering, dan 7% sangat sering, yang terutama dipengaruhi keterbatasan keterampilan operasional aplikasi. Kegiatan pengabdian ini ditujukan untuk meningkatkan literasi digital dan kompetensi guru dalam mengintegrasikan AI melalui Quizzy AI untuk asesmen formatif sedangkan GAMMA AI untuk pengembangan materi digital yang adaptif. Pelaksanaan dilakukan melalui workshop partisipatif berbasis seminar dan pelatihan praktik dalam tiga tahap (pra-pelaksanaan, inti pelaksanaan, dan evaluasi) selama satu hari, mencakup pengenalan AI, praktik penggunaan GAMMA AI dan Quizzy AI, simulasi penerapan, serta diskusi kelompok. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan praktis guru, tercermin dari kenaikan skor asesmen pascapelatihan dan kemampuan peserta mendemonstrasikan pemanfaatan aplikasi untuk pembelajaran berdiferensiasi dan asesmen formatif. Keterbatasan fasilitas tidak menjadi kendala utama karena pemanfaatan perangkat pribadi, namun keberlanjutan program memerlukan dukungan institusional, terutama ketersediaan internet yang stabil, perangkat presentasi, dan pelatihan lanjutan.