Permasalahan penelitian ini adalah pembelajaran di kelas masih berpusat pada guru dan belum memanfaatkan teknologi secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Problem Based Learning terhadap hasil belajar peserta didik pada materi pencemaran lingkungan. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian Quasi Eksperimen dengan desain Pretest Posttest Control Group Design, yang dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2025/2026 di SMP Negeri 8 Medan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VII yang terdiri dari sepuluh kelas. Pengambilan sampel penelitian dilakukan dengan teknik Random Sampling, kelas VII-2 sebagai kelas eksperimen yang diberi perlakuan menggunakan model Problem Based Learning berbantuan Modul Elektrnik (E-Modul) dan kelas VII-8 sebagai kelas kontrol yang menggunakan model Problem Based Learning dengan buku paket. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes dan non tes. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar berbentuk pilihan berganda sebanyak 25 soal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pre-test dan post-test di kelas eksperimen adalah 46,125 dan 78,38, Sementara itu, kelas kontrol memperoleh nilai rata-rata pretest dan posttest sebesar 45,875 dan 70,13. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa thitung > ttabel (2 > 1,67), sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan model pembelajaran Problem Based Learning terhadap hasil belajar peserta didik kelas VII SMP Negeri 8 Medan pada materi Pencemaran Lingkungan.