Adzakiyah, Khoirun Nisa Ashfa
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Reconceptualizing Quranic Pedagogy: Tadabbur Principles in al-Qurṭubī’s al-Jāmi‘ li-Aḥkām al-Qur’ān Adzakiyah, Khoirun Nisa Ashfa
Izzatuna: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Vol. 6 No. 2 (2025): Izzatuna: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Wadi Mubarak Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62109/ijiat.v6i2.228

Abstract

Qur'anic pedagogy serves as a fundamental instrument in shaping individual character grounded in moral and spiritual values. However, contemporary educational practices are predominantly focused on technical recitation and memorization, often neglecting deep semantic comprehension and the internalization of Divine messages. While previous studies have addressed the importance of understanding the Qur'an, most literature remains confined to linguistic or procedural frameworks, overlooking tadabbur models rooted in classical exegetical traditions. This study fills this gap by examining tadabbur principles in al-Qurṭubī’s al-Jāmi‘ li-Aḥkām al-Qur’ān, which emphasizes integrating reflection, profound meaning-making, and the actualization of values in conduct. Employing a qualitative descriptive method, the research finds that al-Qurṭubī positions the comprehension of a verse's essence as the primary foundation for spiritual proximity and moral transformation. Implementing this method enables students to transcend rote memorization toward capturing wisdom applicable to daily life. Consequently, tadabbur-oriented instruction offers a comprehensive pedagogical solution for holistic character development among the younger generation. Abstrak Pengajaran Al-Qur’an merupakan instrumen fundamental dalam pembentukan karakter individu yang berlandaskan nilai moral serta spiritual. Namun, realitas edukasi saat ini masih didominasi oleh penekanan pada aspek teknis membaca dan menghafal, sehingga cenderung mengabaikan pendalaman makna serta internalisasi pesan Ilahi. Meskipun berbagai studi terdahulu telah mengeksplorasi urgensi pemahaman Al-Qur’an, mayoritas literatur tersebut umumnya membatasi diri pada pendekatan linguistik atau prosedural tanpa menggali model tadabbur yang berakar pada tradisi tafsir klasik. Penelitian ini bertujuan mengisi celah tersebut dengan mengkaji prinsip-prinsip tadabbur dalam al-Jāmi‘ li-Aḥkām al-Qur’ān karya al-Qurṭubī yang menekankan integrasi antara dimensi perenungan, pemaknaan mendalam, dan aktualisasi nilai dalam perilaku nyata. Melalui metode deskriptif kualitatif berbasis kajian pustaka, ditemukan bahwa al-Qurṭubī memposisikan pemahaman esensi ayat sebagai fondasi utama untuk membangun kedekatan spiritual sekaligus katalisator transformasi moral. Implementasi metode tadabbur memungkinkan peserta didik melampaui formalitas hafalan menuju penangkapan hikmah yang aplikatif dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, pengajaran berbasis tadabbur menjadi pendekatan pedagogis komprehensif yang solutif bagi pembangunan karakter generasi muda secara holistik.