Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Proses Adaptasi Mahasiswa terhadap Culture shock selama Menempuh Pendidikan Tinggi: Studi Fenomenologis Rifqi, Avif; Selian, Sri Nurhayati
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 4 (2025): OKTOBER-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/vze36q06

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang pengalaman mahasiswa di wilayah tersebut dengan shock budaya dan proses adaptasi yang mereka alami selama belajar di Universitas Muhammadiyah Aceh. Latar belakang penelitian adalah fakta bahwa mahasiswa semakin banyak bergerak dari satu tempat ke tempat lain, yang menyebabkan mereka bertemu dengan lingkungan sosial dan budaya baru yang sulit untuk menyesuaikan diri. Studi ini menggunakan metodologi kualitatif, dan desain studi kasusnya melibatkan teknik pengumpulan data yang melibatkan observasi partisipatif, dokumentasi pendukung, dan wawancara mendalam. Hasil menunjukkan bahwa siswa di wilayah tersebut mengalami shock budaya dalam tiga aspek: sosial, akademik, dan emosional. Karena perbedaan bahasa dan norma interaksi, siswa menghadapi kesulitan berkomunikasi dalam aspek sosial. Dalam hal akademik, mereka membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri dengan sistem pembelajaran yang lebih terorganisir dan membutuhkan waktu untuk belajar sendiri. Pada awal perkuliahan, mahasiswa mengalami tekanan emosional seperti rindu rumah, kesepian, dan kecemasan. Meskipun demikian, mahasiswa mampu beradaptasi seiring waktu, mulai dari menyesuaikan diri dengan lingkungan baru, memahaminya, dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan kampus. Hasilnya menunjukkan bahwa faktor internal dan eksternal, seperti dukungan sosial teman dan lingkungan kampus, mempengaruhi kemampuan adaptasi siswa. Studi ini menunjukkan bahwa orientasi budaya, konseling, dan kegiatan interkultural sangat penting untuk membantu siswa menjadi lebih kuat, mengurangi tekanan psikologis, dan mempercepat adaptasi ke lingkungan pendidikan multikultural.