Work engagement pada personel kepolisian merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi kinerja, disiplin, dan kualitas pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran work engagement pada personel Polres X. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 350 personel aktif Polres X yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah Utrecht Work Engagement Scale (UWES) dengan 17 item yang mencakup aspek vigor, dedication, dan absorption, serta telah diuji validitas dan reliabilitas dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,936. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa work engagement berada pada kategori sedang sebanyak 166 responden (47,4%), kategori rendah 76 responden (21,7%), kategori tinggi 62 responden (17,7%), kategori sangat rendah 19 responden (5,4%), dan kategori sangat tinggi 27 responden (7,7%). Analisis berdasarkan aspek menunjukkan bahwa vigor mayoritas berada pada kategori sedang (46,6%), dedication pada kategori sedang (40,9%), dan absorption juga pada kategori sedang (51,1%). Analisis demografi menunjukkan variasi tingkat work engagement berdasarkan jenis kelamin, usia, pangkat, dan lama bekerja, dengan kecenderungan mayoritas personel berada pada kategori sedang. Temuan ini mengindikasikan bahwa tingkat keterikatan kerja personel Polres X masih belum optimal, sehingga diperlukan upaya peningkatan vigor, dedication, dan absorption melalui dukungan organisasi, pengembangan kapasitas, dan penguatan motivasi kerja.