Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH PROLOTERAPI TERHADAP PASIEN PENGIDAP OSTEOARTHRITIS: SYSTEMATIC REVIEW Luthfi Fadhillah Pulungan; Elitha Sundari Pulungan
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 8 (2026): Januari 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Osteoarthritis merupakan salah satu penyebab utama nyeri dan disabilitas pada orang dewasa, dengan beban kesehatan yang meningkat secara global. Terapi konservatif dan farmakologis seringkali memberikan perbaikan terbatas, sementara proloterapi telah muncul sebagai pendekatan regeneratif yang berpotensi meningkatkan fungsi sendi dan mengurangi nyeri. Tujuan: Untuk mengevaluasi efektivitas proloterapi dibandingkan dengan terapi standar atau placebo dalam mengurangi nyeri dan meningkatkan fungsi sendi pada pasien dewasa dengan osteoarthritis. Metode: Pencarian sistematis dilakukan pada PubMed, Cochrane Library, dan ScienceDirect untuk mengidentifikasi RCT yang diterbitkan antara Januari 2010 hingga Oktober 2025. Studi yang memenuhi syarat membandingkan proloterapi dengan kelompok kontrol atau terapi standar pada pasien dewasa dengan osteoarthritis. Kualitas metodologis setiap penelitian dinilai menggunakan CEBM Critical Appraisal Tool untuk RCT. Hasil studi disintesis secara kualitatif karena heterogenitas intervensi dan instrumen pengukuran. Hasil: Sebelas RCT yang memenuhi kriteria inklusi menunjukkan bahwa proloterapi efektif mengurangi nyeri dan meningkatkan fungsi sendi dibandingkan kelompok kontrol atau terapi standar. Beberapa studi melaporkan perbaikan signifikan pada skor WOMAC dan VAS, sedangkan efek jangka panjang terlihat lebih bervariasi tergantung protokol injeksi dan lokasi sendi. Tidak terdapat efek samping serius yang dilaporkan secara konsisten, menegaskan keamanan prosedur ini. Kesimpulan: Proloterapi merupakan alternatif yang aman dan efektif untuk meningkatkan kualitas hidup dan fungsi sendi pada pasien dengan osteoarthritis. Studi jangka panjang dengan ukuran sampel lebih besar diperlukan untuk menegaskan hasil ini dan mengevaluasi durabilitas efek terapi