Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kompetensi pegawai, mengidentifikasi hambatan pengembangan kompetensi, serta merumuskan strategi peningkatan kompetensi aparatur di Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Pengelola Pendapatan Daerah BPKPD Kota Sukabumi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi pegawai belum berkembang secara optimal. Pada dimensi pengetahuan, ditemukan ketidaksesuaian latar belakang pendidikan dengan tuntutan jabatan serta rendahnya penguasaan aspek teknis pengelolaan pendapatan daerah. Dimensi keterampilan menunjukkan keterbatasan dalam penguasaan teknologi informasi, akuntansi, dan komunikasi kerja. Sementara itu, pada dimensi perilaku kerja, terdapat variasi tingkat disiplin dan etos kerja yang dipengaruhi oleh perbedaan generasi pegawai serta tingginya beban kerja. Hambatan pengembangan kompetensi mencakup keterbatasan jumlah pegawai, alokasi anggaran yang belum memadai, materi pelatihan yang kurang relevan dengan kebutuhan jabatan, serta dinamika regulasi dan meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merumuskan strategi peningkatan kompetensi pegawai melalui lima tahapan sistematis, yaitu dengan cara melakukan: (1) identifikasi kompetensi inti melalui penyusunan Standar Kompetensi Jabatan (SKJ) yang selaras dengan visi dan misi organisasi; (2) penilaian kompetensi aktual melalui asesmen berbasis indikator perilaku; (3) penyusunan Rencana Pengembangan Individual untuk menutup kesenjangan kompetensi; (4) implementasi program pengembangan melalui pelatihan teknis dan non-teknis, coaching, mentoring, serta rotasi jabatan; dan (5) evaluasi serta pemberian umpan balik secara berkelanjutan. Implementasi strategi ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas aparatur UPTD dalam mendukung pengelolaan pendapatan daerah dan mewujudkan pelayanan publik yang profesional dan berkinerja tinggi.