Kaul, Sakshi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

A Quantitative Study on the Effect of Expressive Arts Therapy on Resilience Among Homeless Youth MG, Sahitya; Kaul, Sakshi
IJCAS (International Journal of Creative and Arts Studies) Vol 12, No 2 (2025): December 2025
Publisher : Graduate School of Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/ijcas.v12i2.16441

Abstract

Homeless Adolescents is a significant social issue that poses substantial risks to mental health and wellbeing. Despite these challenges, many homeless adolescents demonstrate resilience—the ability to adapt positively to adversity. This study evaluates the effectiveness of a 20-week expressive arts therapy intervention in enhancing resilience among homeless adolescents, with a focus on hardiness, optimism, resourcefulness, and a sense of purpose. Utilizing a quantitative pre-test and post-test design, the study assessed resilience levels using the Connor-Davidson Resilience Scale (CD-RISC) before and after the intervention. A sample of 60 adolescents (30 boys and 30 girls) from shelter homes in Chennai participated in the study. Results show significant improvements in resilience-related factors, especially among girls, suggesting that expressive arts therapy effectively enhances emotional regulation, coping strategies, and psychological recovery in homeless adolescents. These findings underscore the potential of therapeutic interventions to foster resilience in at-risk youth populations and provide insight into gender-specific responses to such programs. Studi Kuantitatif tentang Pengaruh Terapi Seni Ekspresif terhadap Resiliensi Remaja Tunawisma AbstrakRemaja tunawisma merupakan permasalahan sosial yang signifikan dan menimbulkan risiko besar terhadap kesehatan mental dan kesejahteraan psikologis. Meskipun menghadapi berbagai tantangan tersebut, banyak remaja tunawisma menunjukkan resiliensi, yaitu kemampuan untuk beradaptasi secara positif dalam menghadapi kondisi yang penuh tekanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas intervensi terapi seni ekspresif selama 20 minggu dalam meningkatkan resiliensi remaja tunawisma, dengan fokus pada aspek ketangguhan (hardiness), optimisme, kemandirian dalam memanfaatkan sumber daya (resourcefulness), serta rasa tujuan hidup. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat resiliensi sebelum dan sesudah intervensi menggunakan Connor-Davidson Resilience Scale (CD-RISC). Sampel penelitian terdiri atas 60 remaja (30 laki-laki dan 30 perempuan) yang berasal dari rumah singgah di Chennai. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada faktor-faktor resiliensi, khususnya pada remaja perempuan. Temuan ini mengindikasikan bahwa terapi seni ekspresif efektif dalam meningkatkan regulasi emosi, strategi koping, serta pemulihan psikologis pada remaja tunawisma.Hasil penelitian ini menegaskan potensi intervensi terapeutik dalam menumbuhkan resiliensi pada kelompok remaja berisiko, serta memberikan wawasan mengenai perbedaan respons berdasarkan gender terhadap program terapi tersebut.