Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Willingness dan Ability to Pay Peternak Babi Berdasar Jenis Usaha di Kabupaten Flores Timur Arkadius Suban Keray; Paulus Oktavianus Pyo
Farm - Jurnal Ilmu Peternakan Vol 1 No 1 (2025): Farm : Jurnal Ilmu Peternakan
Publisher : Program Studi Peternakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69749/farm.v1i1.34

Abstract

Usaha ternak babi di Flores Timur umumnya menggunakan pola pemeliharaan ekstensif dan cenderung mendirikan usahanya dekat pemukiman penduduk sehingga berpotensi mencemari lingkungan serta resiko penularan penyakit semakin tinggi. Tujuan penelitian yaitu menganalisis Willingness to Pay dan Ability to Pay usaha ternak babi sistem pembibitan, penggemukan, dan kombinasi. WTP merupakan kemauan membayar peternak untuk perbaikan lingkungan, sedangkan ATP adalah kemampuan membayar peternak berdasarkan penghasilan yang didapat dari usaha ternak babi. Penelitian dilakukan dengan metode survey pada bulan Januari 2024. Lokasi penelitian ditentukan menggunakan metode multistage sampling yaitu penentuan kecamatan dan desa yang memiliki populasi ternak babi tertinggi di Kabupaten Flores Timur, sehingga terpilih Kecamatan Wulanggitang, Adonara Timur, dan Solor Barat, dan masing-masing diambil 2 desa. Sampel sebanyak 120 responden dengan kriteria untuk pembibitan memiliki 3 ekor induk, penggemukan memiliki 5 ekor babi, dan kombinasi mempunyai induk dan pejantan, dan pernah menjual ternaknya. Pengukuran WTP menggunakan Contingent Valuation Method, sedangkan nilai ATP berdasarkan pendapatan yang diperoleh dari usaha ternak babi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai ATP lebih besar dari WTP. Apresiasi peternak terhadap perbaikan lingkungan khususnya penanganan limbah belum begitu tinggi, sehingga untuk peningkatan kesadaran lingkungan perlu sosialisasi dan kerjasama peternak, dinas peternakan, institusi pendidikan dan pemerintah secara periodik dan kontinu.