Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Net Interest Margin (NIM), Fee Based Income (FBI) dan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) Terhadap Profit Before Tax (PBT) Pratama, Sandi Risnawan; Sari, Diana
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 11 (2025): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v4i11.7184

Abstract

Perekonomian suatu negara tidak dapat dipisahkan dari peran industri perbankan sebagai lembaga intermediasi yang menghimpun dan menyalurkan dana masyarakat dalam bentuk pembiayaan. Kinerja bank yang sehat menjadi indikator penting dalam menjaga stabilitas ekonomi sekaligus menarik minat investor. Profitabilitas merupakan salah satu ukuran utama dalam menilai kinerja keuangan bank, karena mencerminkan kemampuan lembaga tersebut dalam mengelola aset produktifnya untuk menghasilkan laba. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh Net Interest Margin (NIM), Fee Based Income (FBI), dan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) terhadap Profit Before Tax (PBT) pada PT Bank Sinarmas Tbk. Unit Usaha Syariah selama periode 2018–Juni 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan yang dipublikasikan melalui situs resmi perusahaan. Analisis data dilakukan menggunakan uji asumsi klasik, regresi linier berganda, uji hipotesis, dan uji koefisien determinasi pada tingkat signifikansi 5%, dengan pengolahan data melalui aplikasi EViews versi 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa NIM dan FBI berpengaruh positif terhadap PBT, sedangkan CKPN berpengaruh negatif. Temuan ini menegaskan bahwa efisiensi intermediasi dan diversifikasi pendapatan berperan penting dalam meningkatkan profitabilitas, sementara kebijakan pencadangan risiko yang konservatif dapat menekan laba jangka pendek namun menjaga stabilitas jangka panjang. Implikasi penelitian ini menunjukkan pentingnya penguatan strategi manajemen risiko, efisiensi pembiayaan, dan optimalisasi pendapatan non-bagi hasil dalam mendukung pertumbuhan profitabilitas berkelanjutan di sektor perbankan syariah Indonesia.