Di tengah persaingan industri maritim dan logistik yang semakin kompetitif, keberhasilan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau PT PELNI sangat bergantung pada kualitas dan produktivitas sumber daya manusianya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh employee engagement dan work-life balance terhadap produktivitas karyawan di lingkungan kerja yang menuntut mobilitas tinggi. Melalui pendekatan kuantitatif asosiatif, penelitian ini mengumpulkan data dari 218 responden karyawan tetap di kantor pusat PT PELNI menggunakan teknik proportional random sampling. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS. Hasil pengujian hipotesis secara parsial menunjukkan bahwa employee engagement memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas (thitung 9,656 > ttabel 2,000), yang menegaskan bahwa semangat, dedikasi, dan penyerapan kerja yang tinggi berkontribusi langsung pada efisiensi organisasi. Demikian pula, work-life balance terbukti berpengaruh positif dan signifikan (thitung 2,612 > ttabel 2,000), menunjukkan bahwa kesejahteraan psikologis dan keseimbangan peran pribadi sangat krusial dalam menjaga fokus serta motivasi karyawan. Secara simultan, kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap produktivitas dengan nilai 63,691 dan nilai signifikansi 0,000. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,569 menunjukkan bahwa kontribusi gabungan employee engagement dan work-life balance terhadap variasi produktivitas mencapai 56,9%, sementara 43,1% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Temuan ini mengimplikasikan bahwa PT PELNI perlu memperkuat kebijakan kerja fleksibel dan program pengembangan SDM berbasis keterlibatan untuk mempertahankan kinerja unggul di era transformasi digital.Kata Kunci: Employee Engagement, Work-Life Balance, Produktivitas Karyawan, PT PELNI, Sektor Maritim.