Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Tren Pengungkapan Hal Audit Utama Pada Laporan Auditor Perusahaan Tbk Di Indonesia Samsi, Rizkia Nur; Widyasari, Widyasari
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4378

Abstract

Penelitian ini menganalisis tren pengungkapan Hal Audit Utama (HAU) pada laporan auditor independen perusahaan publik di Indonesia periode 2022–2024. Sejak diberlakukannya SA 701, pengungkapan HAU menjadi kewajiban bagi perusahaan terbuka untuk meningkatkan transparansi dan nilai komunikatif laporan auditor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik analisis isi terhadap 165 laporan auditor dari 55 perusahaan yang mewakili 11 sektor industri di Bursa Efek Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah HAU yang diungkapkan relatif stabil selama periode pengamatan, dengan rata-rata 1,58–1,62 HAU per laporan. Kategori HAU yang paling dominan adalah penurunan nilai aset (goodwill) (24,53%), pendapatan (17,36%), persediaan (13,58%), instrumen keuangan–expected credit loss (13,21%), dan sistem teknologi informasi (6,04%). Analisis perbandingan antar sektor menunjukkan bahwa sektor Financials memiliki rata-rata HAU tertinggi (2,20), diikuti oleh Basic Materials (2,07) dan Infrastructures (2,00), sementara sektor Healthcare menampilkan rata-rata terendah (1,20). Tren ini mengindikasikan bahwa auditor di Indonesia telah mencapai konsistensi dalam menerapkan SA 701, dengan fokus pada area yang memerlukan pertimbangan profesional tinggi dan memiliki risiko material signifikan. Penelitian ini memberikan bukti empiris bahwa praktik pengungkapan HAU di Indonesia telah bergerak ke arah transparansi yang lebih matang, sejalan dengan prinsip agency theory dan signaling theory dalam mengurangi asimetri informasi antara manajemen dan pemangku kepentingan.