Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Disiplin Kerja, Gaya Kepemimpinan Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Restoran Bakmi Surabaya Adisucipto, Jajar, Laweyan, Surakarta Tarlih, Nonik Mey; Hendratmoko, Christiawan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4597

Abstract

Penelitian ini menguji pengaruh disiplin kerja, gaya kepemimpinan dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan pada Restoran Bakmi Surabaya Adisucipto. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya.  Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan yang telah bekerja setidaknya selama 6 bulan. Metode pengambilan sampel penelitian sejumlah 17 karyawan menggunakan metode sampling jenuh, lalu diolah menggunakan Statistical Package for the Social Sciences (SPSS). Teknik analisis datanya menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Disiplin kerja tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, (2) Gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, (3) Motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan di Bakmi Surabaya Adisucipto Jajar, Laweyan, Surakarta. Saran bagi restoran hasil penelitian  menunjukkan bahwa motivasi kerja adalah faktor yang terbukti memberikan pengaruh besar terhadap kinerja karyawan. Oleh karena itu, manajemen harus berusaha lebih keras untuk meningkatkan motivasi karyawan melalui program penghargaan, insentif yang kompetitif, dan kesempatan pelatihan untuk membantu mereka berkembang. Disiplin kerja belum menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap kinerja, maka harus dilakukan evaluasi. Diharapkan bahwa standar operasional prosedur yang lebih terukur, mekanisme pengawasan yang konsisten, dan komunikasi yang lebih terbuka antara pimpinan dan karyawan akan membantu meningkatkan kinerja.