Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Festival Tionghoa di Kenjeran: Antara Pelestarian Budaya dan Praktik Pariwisata Berkelanjutan Diva, Annastasya Kesya; Jangmi, Beak; Verrellyn, Cherry; Azka, Mazaya; Zahri, Tiara Casela; Isabel, Yoannetta; Dewi, Irra Chrisyanti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4770

Abstract

Pantai Kenjeran, terletak di Surabaya, memiliki peran strategis dalam pelestarian budaya Tionghoa melalui berbagai festival tradisional, seperti Imlek dan perayaan lainnya. Selain sebagai bentuk ekspresi spiritual, festival-festival ini berpotensi menjadi daya tarik pariwisata yang mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pelaksanaan Festival Tionghoa di Kenjeran berkontribusi pada pelestarian budaya serta mendukung praktik pariwisata yang ramah lingkungan, sosial, dan ekonomi. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara dengan pengelola tempat ibadah Tionghoa di Kenjeran, serta dokumentasi kegiatan festival. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi nilai-nilai budaya yang dipertahankan, bentuk partisipasi masyarakat lokal, dan strategi pengelolaan festival yang mendukung prinsip-prinsip pariwisata berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Festival Tionghoa di Kenjeran tidak hanya berfungsi sebagai sarana pelestarian budaya, tetapi juga sebagai pendorong ekonomi lokal, dengan meningkatkan interaksi sosial dan solidaritas antar masyarakat. Festival ini juga berperan dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan dengan mengintegrasikan kearifan lokal dalam setiap kegiatan. Penelitian ini menyarankan pentingnya pengelolaan yang konsisten dan adaptif untuk menjaga keseimbangan antara pelestarian budaya dan pengembangan pariwisata modern, serta memanfaatkan media digital untuk promosi yang lebih luas, terutama untuk menarik generasi muda. Ke depan, penelitian ini diharapkan dapat memperdalam pemahaman mengenai dampak jangka panjang festival terhadap bisnis lokal dan tren pariwisata di kawasan tersebut.