Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Studi Kasus Analisis Impact PT. Sepatu Bata Tbk Ramadhani, Faraby Razzy; Putra, Balen Surya; Fasya, Adinda Putry; Wardhany, Nurhastuty Kesumo
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4883

Abstract

PT Sepatu Bata Tbk, sebuah perusahaan manufaktur yang berlokasi di Purwakarta mengalami kebangkrutan. manajemen PT Sepatu Bata Tbk dinilai kurang mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan dalam teknologi produksi dan distribusi. Penggunaan teknologi yang ketinggalan zaman membuat proses produksi menjadi kurang efisien dibandingkan dengan pesaingnya yang sudah mengadopsi teknologi modern dan otomatisasi.  Penelitian ini fokus pada analisis faktor-faktor yang menyebabkan kebangkrutan tersebut, dengan menggunakan analisis rasio profitabilitas, terutama Margin Laba Bersih (MLB) dalam rentang waktu 2019–2023. Pendekatan yang diambil adalah penelitian deskriptif kuantitatif, memanfaatkan data sekunder dari laporan keuangan tahunan yang dipublikasikan di Bursa Efek Indonesia. Proses analisis data mengikuti siklus IMPACT untuk memastikan ketelitian dan keteraturan.Temuan penelitian mengungkapkan bahwa PT Sepatu Bata Tbk hanya mencatatkan keuntungan pada tahun 2019, sementara dalam periode 2020–2023, perusahaan terus menerus merugi. Angka MLB selama empat tahun tersebut bernilai negatif, dengan penurunan terbesar terjadi pada tahun 202ok0 seiring dengan dampak pandemi COVID-19 yang menghambat penjualan dan kegiatan operasional. Hal ini mengindikasikan bahwa perusahaan tidak mampu mempertahankan efisiensi operasional dan profitabilitasnya.Sebagai kesimpulan, penelitian ini menyatakan bahwa kebangkrutan PT Sepatu Bata Tbk disebabkan oleh penurunan profitabilitas yang berkelanjutan, yang ditunjukkan oleh nilai MLB negatif selama empat tahun berturut-turut. MLB terbukti menjadi tolok ukur yang krusial dalam mengidentifikasi potensi kebangkrutan suatu perusahaan.