Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Literasi Keuangan, Pendapatan Orang Tua, dan Gaya Kognitif terhadap Perilaku Pengelolaan Keuangan Siswa SMP Al-Falah Dago Kota Bandung Periode 2024–2025 Rahmayanti, Demaya; Ballah, Aji
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4891

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, pendapatan orang tua, dan gaya kognitif terhadap perilaku pengelolaan keuangan siswa SMP Al-Falah Dago Kota Bandung pada periode 2024–2025. Perilaku pengelolaan keuangan siswa menjadi isu penting mengingat kemampuan mengelola keuangan sejak dini berperan dalam membentuk sikap finansial yang bertanggung jawab di masa depan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif untuk menggambarkan serta menguji hubungan antarvariabel yang diteliti. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 100 siswa yang memenuhi kriteria penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner yang disusun berdasarkan indikator masing-masing variabel dan diukur menggunakan skala Likert. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial literasi keuangan, pendapatan orang tua, dan gaya kognitif tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku pengelolaan keuangan siswa. Selain itu, hasil pengujian secara simultan juga menunjukkan bahwa ketiga variabel independen tersebut tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap perilaku pengelolaan keuangan siswa. Nilai koefisien determinasi yang diperoleh menunjukkan bahwa kemampuan model penelitian dalam menjelaskan variasi perilaku pengelolaan keuangan siswa tergolong sangat rendah, sehingga dapat disimpulkan bahwa perilaku tersebut lebih banyak dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar variabel yang diteliti, seperti lingkungan pergaulan, kebiasaan keluarga, atau pengaruh media digital. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi pihak sekolah dalam merancang program pendidikan keuangan yang lebih efektif, serta menjadi referensi bagi peneliti selanjutnya untuk mengkaji variabel lain yang relevan.