Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Reaksi Investor terhadap Keberlanjutan: Emisi Karbon, Intellectual Capital, Kinerja Keuangan, Kinerja Lingkungan Arrahmah, Hijrah Fitrah; Zulaecha, Hesty Erviani; Rachmania, Dewi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5268

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengungkapan emisi karbon, intellectual capital, kinerja keuangan, dan kinerja lingkungan terhadap reaksi investor pada perusahaan sektor Consumer Non-cyclical yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024, sebagai upaya memahami faktor keuangan dan non-keuangan yang dipertimbangkan investor dalam pengambilan keputusan investasi. Sampel penelitian terdiri dari 15 perusahaan dengan total 60 data panel, menggunakan data sekunder dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan. Reaksi investor diukur menggunakan Trading Volume Activity (TVA) sebagai indikator. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif menggunakan regresi linier berganda dan uji t melalui EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya kinerja lingkungan yang berpengaruh signifikan terhadap reaksi investor, sedangkan pengungkapan emisi karbon, intellectual capital, dan kinerja keuangan tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa investor lebih responsif terhadap kinerja lingkungan perusahaan dibandingkan faktor lainnya. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi perusahaan untuk meningkatkan kinerja lingkungan secara nyata dan transparan sebagai strategi menarik perhatian investor, serta sebagai bentuk komitmen perusahaan terhadap praktik bisnis berkelanjutan yang semakin menjadi perhatian pasar modal.  Selain itu, penelitian ini dapat menjadi dasar bagi penelitian selanjutnya dengan memperluas sektor, periode, atau menambahkan variabel lain, seperti tata kelola perusahaan atau risiko keberlanjutan, serta menggunakan metode kualitatif untuk memperoleh pemahaman lebih mendalam tentang motivasi dan persepsi investor dalam merespon informasi keberlanjutan yang disampaikan perusahaan.