Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Empowerment Untuk Meningkatkan Employee Performance Melalui Corporate Culture Karyawan Yayasan Griya Al Qur’an di Surabaya Aby, Maulana Setya; Kusmaningtyas, Amiartuti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5274

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran empowerment dalam meningkatkan employee performance dengan corporate culture sebagai variabel mediasi pada Yayasan Griya Al Qur’an Surabaya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pandangan bahwa sumber daya manusia merupakan aset strategis organisasi yang memiliki peran sentral dalam menciptakan dan mempertahankan keunggulan bersaing yang berkelanjutan. Pemberdayaan karyawan dipandang sebagai upaya penting dalam meningkatkan kapasitas, keterlibatan, dan tanggung jawab individu, namun efektivitasnya sangat bergantung pada konteks budaya organisasi yang mendukung. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain kausal, yang bertujuan untuk menjelaskan hubungan sebab-akibat antarvariabel. Populasi penelitian mencakup seluruh karyawan Yayasan Griya Al Qur’an Surabaya yang berjumlah 30 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampel jenuh, sehingga seluruh anggota populasi dijadikan responden penelitian. Data penelitian dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner yang disusun menggunakan skala Likert. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil analisis menunjukkan bahwa empowerment berpengaruh signifikan terhadap corporate culture, dan corporate culture juga berpengaruh signifikan terhadap employee performance. Namun demikian, empowerment tidak terbukti berpengaruh langsung terhadap employee performance. Pengujian pengaruh tidak langsung mengonfirmasi bahwa corporate culture memediasi secara penuh hubungan antara empowerment dan employee performance. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kinerja karyawan tidak cukup hanya mengandalkan pemberdayaan individu, tetapi harus didukung oleh pembentukan budaya organisasi yang kuat, konsisten, dan terinternalisasi secara menyeluruh.