Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dampak Dewan Komisaris Terkoneksi Politik, Struktur Modal, dan Profitabilitas terhadap Nilai Perusahaan Puspita, Widiani; Sutrisno, Bambang
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5432

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh dewan komisaris terkoneksi politik, struktur modal, dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan pada perusahaan transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan tahunan dan data badan pusat statistik dengan menggunakan metode regresi panel. Populasi perusahaan transportasi pada periode ini terdapat 13 perusahaan, dengan melakukan purposive sampling maka menjadi 8 perusahaan yang akan menjadi sampel pada penelitian ini. Variabel dependen penelitian ini yaitu nilai perusahaan yang dikur menggunakan proksi price book value. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dewan komisaris terkoneksi politik yang diukur menggunakan variabel dummy mendapatkan nilai 0,204 berpengaruh positif dan tidak signifikan, struktur modal yang diukur menggunakan proksi debt to assets ratio berpengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai perusahaan dengan nilai 0,0000, dan profitabilitas yang diukur menggunakan proksi return on assets berpengaruh positif dan tidak signifikan dengan nilai 0,960. Nilai R square sebesar 0,2396, yang berarti 23,96% variasi nilai perusahaan dapat dijelaskan oleh variabel dewan komisaris terkoneksi politik, struktur modal, dan profitabilitas. Temuan ini menunjukkan bahwa kebijakan pendanaan menjadi faktor utama yang memengaruhi nilai perusahaan sektor transportasi, sementara peran koneksi politik dan profitabilitas belum mampu memengaruhi persepsi investor.