Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Modal Kerja dan Likuiditas Terhadap Profitabilitas Perusahaan Subsektor Makanan dan Minuman di BEI Tahun 2020-2024 Nafiah, Nida; Munawaroh, Azizatul
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5450

Abstract

Perusahaan subsektor makanan dan minuman memegang peran strategis dalam memperkuat fundamental ekonomi nasional melalui ekspansi pasar, peningkatan nilai tambah, serta penyerapan tenaga kerja. Kontribusi sektor ini terhadap industri pengolahan nonmigas mencapai 38,42% pada 2021 dan meningkat menjadi 40,31% pada 2024, dengan sumbangan terhadap PDB nasional sebesar 6,92%, menunjukkan konsistensi peranannya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Di sisi lain, sektor ini juga menjadi kontributor utama dalam penyerapan tenaga kerja, mencapai 9,80 juta pekerja pada 2023, serta menarik investasi signifikan baik dari dalam negeri maupun asing. Namun, pasca pandemi COVID-19, perusahaan menghadapi tantangan dalam menjaga efisiensi operasional dan stabilitas profitabilitas akibat gangguan rantai pasok dan perubahan pola konsumsi. Modal kerja dan likuiditas menjadi dua faktor penting yang memengaruhi kelancaran operasional serta kemampuan perusahaan dalam mempertahankan profitabilitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan analisis regresi linier berganda berbasis data panel pada 19 perusahaan subsektor makanan dan minuman di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020–2024, dengan total 95 observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perputaran modal kerja berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap profitabilitas, sedangkan likuiditas berpengaruh negatif namun tidak signifikan. Temuan ini memberikan wawasan bagi investor dalam pengambilan keputusan investasi dan bagi manajemen perusahaan dalam evaluasi pengelolaan keuangan, menekankan pentingnya efisiensi operasional serta optimalisasi aset untuk meningkatkan kinerja profitabilitas. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi bagi studi selanjutnya dengan variabel dan periode penelitian yang lebih luas.