Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dinamika Resistensi Pekerja (Crew) Radio Sukabumi terhadap Fleksibilitas Upah di Tengah Disrupsi Media Apriana, Agri Hamdani; Medina, Neng; Budiman, Dana
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5542

Abstract

Industri radio lokal di Sukabumi menghadapi tekanan ekonomi akibat disrupsi media digital dan fragmentasi audiens. Kondisi ini mendorong manajemen melakukan efisiensi melalui perubahan kebijakan pengupahan dari gaji bulanan menjadi upah per jam berbasis durasi siar. Penelitian ini bertujuan menganalisis alasan kebijakan tersebut serta dinamika resistensi pekerja terhadap perubahan struktur kompensasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kasus pada empat stasiun radio di Kota Sukabumi, yaitu Radio Rama, Radio Airlangga, Radio Menara, dan Raka Radio Streaming. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan dan wawancara mendalam dengan pemilik radio, manajer stasiun, penyiar, dan teknisi. Analisis dilakukan secara interaktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upah per jam memicu prekaritas kerja berupa ketidakpastian pendapatan dan melemahnya jaring pengaman ekonomi. Ditemukan pula ketimpangan antara beban kerja preparasi konten yang tidak terbayar dengan durasi siar yang dikompensasi. Situasi ini memunculkan resistensi yang cenderung tertutup, seperti penurunan performa siaran, melemahnya inisiatif kreatif, serta pengalihan fokus ke pekerjaan sampingan untuk menutup kekurangan finansial. Temuan mengindikasikan bahwa resistensi merupakan respons atas terganggunya kontrak psikologis dan degradasi identitas profesional. Studi ini menegaskan bahwa efisiensi yang terlalu transaksional pada industri kreatif daerah berisiko menurunkan kualitas konten sebagai aset jangka panjang. Rekomendasi penelitian adalah penerapan model pengupahan hibrida yang memadukan upah dasar dengan insentif berbasis kinerja untuk menyeimbangkan efisiensi perusahaan dan kesejahteraan pekerja.