Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Penyusunan dan Penerapan Anggaran Kas sebagai Alat Perencanaan Keuangan pada Perusahaan Manufaktur Casta, Ramadhani Eria; Christiana, Petrycia; Zuhaira, Salsabila; Sylvia, Sylvia
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5550

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyusunan dan penerapan anggaran kas sebagai alat perencanaan keuangan pada perusahaan manufaktur dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif berbasis studi pustaka/desk research. Penelitian dilakukan melalui analisis informasi yang tersedia di internet dari sumber-sumber kredibel seperti artikel jurnal, buku, laporan lembaga, publikasi pemerintah/otoritas, serta artikel ilmiah dan analisis industri yang relevan. Fokus kajian diarahkan pada bagaimana anggaran kas disusun, digunakan, serta dievaluasi dalam konteks karakteristik industri manufaktur yang intensif modal kerja. Hasil analisis menunjukkan bahwa anggaran kas menjadi penting karena aktivitas manufaktur memiliki pola arus kas yang khas: pengeluaran kas untuk bahan baku, proses produksi, tenaga kerja, dan biaya overhead sering terjadi lebih awal, sedangkan penerimaan kas dapat tertunda karena penjualan kredit dan kebijakan termin pembayaran pelanggan. Literatur juga menggambarkan bahwa penyusunan anggaran kas umumnya dimulai dari proyeksi penjualan dan rencana produksi, kemudian diturunkan ke estimasi penerimaan dan pengeluaran kas, penetapan saldo kas minimum, serta identifikasi periode surplus atau defisit kas. Penerapan anggaran kas membantu perusahaan memetakan kebutuhan kas periodik, menetapkan prioritas pembayaran, mengendalikan realisasi pengeluaran, dan mengantisipasi defisit melalui langkah korektif seperti penjadwalan ulang pembayaran, percepatan penagihan piutang, atau penyiapan pendanaan jangka pendek. Kendala yang sering muncul meliputi ketidakpastian permintaan, fluktuasi biaya input, keterlambatan penerimaan piutang, serta kurangnya konsistensi data lintas fungsi. Oleh karena itu, penguatan pembaruan asumsi, evaluasi varians secara rutin, dan integrasi anggaran kas dengan pengelolaan modal kerja menjadi rekomendasi utama.