Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Hubungan Kerja Auditor Internal - Eksternal Terhadap Keberanian Moral Auditor Internal Dengan Self-Efficacy Sebagai Variabel Moderasi Di Perguruan Tinggi Pekanbaru Rahmahdaini, Sella; Saputra , Dian
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5662

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh hubungan kerja auditor internal-eksternal terhadap keberanian moral auditor internal dengan self-efficacy sebagai variabel moderasi di perguruan tinggi di Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh dari kuesioner yang dibagikan kepada auditor internal yang tergabung dalam Satuan Pengawas Internal (SPI) di perguruan tinggi di Pekanbaru. Analisis data dilakukan menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS) dengan menggunakan SmartPLS versi 4. Hasil menunjukkan bahwa hubungan kerja auditor internal-eksternal memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keberanian moral auditor internal. Selain itu, self-efficacy memiliki pengaruh positif dan signifikan dalam memperkuat hubungan kerja auditor internal-eksternal terhadap keberanian moral auditor internal. Penelitian ini terbatas pada universitas di Pekanbaru dan ukuran sampel relatif kecil karena jumlah universitas yang memiliki Satuan Pengawas Internal (SPI) terbatas. Penelitian lebih lanjut disarankan untuk memperluas cakupan wilayah dan meningkatkan ukuran sampel. Temuan ini menegaskan bahwa koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi antara auditor internal dan eksternal perlu diperkuat sesuai dengan standar audit profesional. Selain itu, meningkatkan kepercayaan diri auditor internal melalui pelatihan, sertifikasi profesional, dan dukungan organisasi dapat meningkatkan keberanian moral auditor dalam menghadapi tekanan dan dilema etika. Studi ini memberikan kontribusi baru dengan menambahkan self-efficcay sebagai variabel moderasi, terutama dalam konteks pendidikan tinggi di Indonesia, yang jarang diteliti.