Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Herding dan Loss Aversion terhadap Keputusan Investasi dengan Literasi Keuangan sebagai Variabel Moderasi Arlita, I.G.A. Desy; Prianti, Ni Kadek Ayu; Indraswari, I Gusti Agung Ayu Pramita; Kusuma, Putu Sri Arta Jaya
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5691

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh signifikan bias perilaku, khususnya herding dan loss aversion, terhadap keputusan investasi Generasi Z di Bali. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada fenomena paradoks meningkatnya partisipasi investor muda di pasar modal yang tidak diimbangi dengan tingkat literasi keuangan yang memadai. Berdasarkan data yang tersedia, tingkat literasi keuangan Generasi Z baru mencapai 44,04%, sehingga menimbulkan kerentanan terhadap pengambilan keputusan investasi yang kurang rasional. Kondisi tersebut mendorong munculnya perilaku herding, yaitu kecenderungan investor mengikuti keputusan mayoritas atau tren pasar tanpa analisis yang memadai, yang sering dipicu oleh Fear of Missing Out (FoMO). Selain itu, Generasi Z juga rentan terhadap bias loss aversion, yakni kecenderungan individu merasakan kerugian secara lebih intens dibandingkan kepuasan atas keuntungan yang setara, sehingga memengaruhi keberanian dalam mengambil risiko investasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara empiris pengaruh herding dan loss aversion terhadap keputusan investasi Generasi Z di Bali, dengan fokus utama pada peran literasi keuangan sebagai variabel moderasi. Hipotesis penelitian menyatakan bahwa tingkat literasi keuangan yang tinggi mampu memitigasi dampak negatif kedua bias perilaku tersebut, sehingga mendorong pengambilan keputusan investasi yang lebih rasional dan berbasis informasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada investor Generasi Z di Bali dan dianalisis menggunakan regresi moderasi. Hasil penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi praktis bagi perancangan program edukasi keuangan yang tepat sasaran, serta menjadi referensi bagi regulator dan institusi keuangan dalam meningkatkan kualitas dan stabilitas pasar modal di Indonesia.