Penelitian terkait komunikasi politik semakin berkembang dan sering kali menjadi topik yang menarik untuk dapat membantu mengevaluasi efektivitas penggunaannya dengan tujuan tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk dapat menguraikan strategi kampanye politik DPD PSI DKI Jakarta dalam menghadapi Pemilihan Umum 2024. Analisa terkait strategi kampanye yang digunakan berdasarkan Heryanto dan Rumaru yakni melalui Positioning, Segmenting, Branding, Strategi Media, dan Strategi Non Media. Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih jauh terkait bagaimana teknis penyampaian narasi kampanye DPD PSI DKI Jakarta di lapangan ketika Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden dilaksanakan secara bersamaan juga pasca mereka memperoleh 8 kursi pada Pemilihan Legislatif 2019 silam. Penelitian ini diharapkan dapat memaparkan upaya DPD PSI DKI Jakarta dalam mengoptimalkan perolehan kursi mereka dan juga melihat bagaimana dinamika politik yang terjadi sepanjang masa kampanye Pemilihan Umum 2024 yang beririsan dengan DPD PSI DKI Jakarta. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian kualitatif deskriptif. Peneliti melakukan wawancara mendalam terhadap Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPD PSI DKI Jakarta, Patriot Muslim, S.Hum., di mana ditemukan bahwa DPD PSI DKI Jakarta melakukan kampanye yang tidak sepenuhnya serupa dengan Pemilihan Umum 2019. Ditemukan bahwa DPD PSI DKI Jakarta berusaha mengembangkan segmentasi calon pemilihnya dengan membawa isu-isu baru dan juga berupaya mengamplifikasi kinerja anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta Fraksi PSI kepada masyarakat.