Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Role of Peer Social Support in Reducing Adolescent Antisocial Behavior: A Study of Senior High School Students in Tomohon City Anggrian, Riki; Kasenda, Rinna Yuanita; Kamal, Luluk Syahrul
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2025): (Desember) Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v4i2.755

Abstract

Antisocial behavior among senior high school students manifested through behaviors such as aggression, rule violations, social withdrawal, and lack of empathy poses challenges to socio-emotional development and school climate. Peer social support has been identified as a protective correlate of adolescent behavior, yet evidence from specific local contexts remains limited. This study aimed to describe (1) the level of antisocial behavior tendencies, (2) the level of peer social support, and (3) the relationship between peer social support and antisocial behavior among senior high school students in Tomohon City. Employing a quantitative correlational design with a cross-sectional approach, data were collected from 533 students selected through cluster sampling. Antisocial behavior and peer social support were measured using self-report scales with satisfactory reliability (Cronbach’s α = .84 and .84, respectively). Descriptive analysis indicated low to moderate antisocial behavior tendencies and moderate to high peer social support. Pearson correlation analysis revealed a significant negative relationship between peer social support and antisocial behavior (r = −0.23, p < .001), indicating that students who perceived higher peer support tended to report lower antisocial tendencies without implying causality. These findings highlight the relevance of peer-based preventive strategies such as peer mentoring and structured peer-support groups particularly within the communal socio-cultural context of Tomohon City, where peer interaction plays a central role in adolescents’ daily school life.
Uang Saku dan Keinginan Berprestasi: Analisis Hubungan Finansial dengan Motivasi Akademik Mahasiswa Perantau Kamal, Luluk Syahrul; Riki Anggrian
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14301

Abstract

Keinginan (motivasi) berprestasi merupakan faktor psikologis penting dalam menentukan keterlibatan dan keberhasilan akademik mahasiswa, khususnya mahasiswa perantau yang menghadapi tantangan adaptasi sosial dan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara jumlah uang saku sebagai bentuk dukungan sosial instrumental dengan motivasi berprestasi mahasiswa perantau di Universitas Negeri Manado (UNIMA). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian berjumlah 45 mahasiswa perantau program sarjana yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui angket jumlah uang saku dan skala motivasi berprestasi. Hasil uji validitas menunjukkan 12 butir skala motivasi berprestasi yang valid dengan koefisien reliabilitas Cronbach’s alpha sebesar 0,842. Analisis data menggunakan korelasi Pearson product-moment menunjukkan bahwa hubungan antara jumlah uang saku dan motivasi berprestasi bersifat positif namun tidak signifikan secara statistik (r = 0,226; p > 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa dukungan material berupa uang saku tidak secara langsung berkaitan dengan motivasi berprestasi mahasiswa perantau. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa motivasi berprestasi lebih dipengaruhi oleh faktor psikologis internal, seperti regulasi diri akademik, keyakinan diri, dan pemaknaan individu terhadap tujuan akademik, dibandingkan oleh kondisi ekonomi langsung. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan holistik dalam mendukung motivasi berprestasi mahasiswa perantau dengan mengintegrasikan dukungan material dan psikologis.