Mulyadi Ahmad
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

peran pendidikan kepemimpinan dalam membentuk kualitas pemimpin Elsa Tiona Safitri; Mulyadi Ahmad; Khoirun Najwa; Rafli Arya Pratama; Bagas Lutfi Maulana
Ekopedia: Jurnal Ilmiah Ekonomi Vol. 1 No. 4 (2025): OKTOBER-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/t5jgxv44

Abstract

Kualitas kepemimpinan memiliki peran penting dalam menentukan keberhasilan organisasi di tengah dinamika perubahan sosial, teknologi, dan kelembagaan. Dalam berbagai sektor, termasuk pendidikan dan organisasi, pemimpin dituntut tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga integritas, kemampuan adaptasi, serta kemampuan menginspirasi dan memberdayakan anggota organisasi. Kepemimpinan tidak semata-mata merupakan bakat bawaan, melainkan kompetensi yang dapat dikembangkan secara sistematis melalui pendidikan kepemimpinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran pendidikan kepemimpinan dalam membentuk kualitas pemimpin berdasarkan kajian teori dan hasil penelitian terdahulu. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menganalisis berbagai artikel jurnal ilmiah dan buku akademik yang relevan dengan topik kepemimpinan dan pendidikan kepemimpinan. Sumber data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari publikasi ilmiah terpercaya. Analisis data dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui proses penelaahan dan sintesis terhadap konsep, temuan, dan implikasi yang terdapat dalam literatur yang dikaji. Hasil studi literatur menunjukkan bahwa pendidikan kepemimpinan berperan signifikan dalam meningkatkan kualitas pemimpin, khususnya dalam pengembangan kemampuan komunikasi, pengambilan keputusan, integritas etika, serta visi strategis. Pendidikan kepemimpinan juga memperkuat kemampuan pemimpin dalam menjalankan fungsi-fungsi kepemimpinan, seperti instruksi, konsultasi, partisipasi, dan pengendalian. Dengan demikian, pendidikan kepemimpinan menjadi sarana strategis dalam membentuk pemimpin yang kompeten, berintegritas, dan adaptif terhadap perubahan organisasi.