Indonesia memiliki keanekaragaman flora yang sangat besar, termasuk rumput lanskap, yang berperan penting dalam estetika taman kota, perumahan, dan fasilitas olahraga, serta berkontribusi pada perekonomian nasional. Peningkatan pembangunan taman dan fasilitas olahraga telah meningkatkan permintaan akan rumput lanskap, menekankan pentingnya pengembangan varietas baru melalui pemuliaan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menentukan keragaman tanaman rumput lanskap berdasarkan karakteristik morfologi menggunakan analisis multivariat dan (2) mengidentifikasi hubungan kekerabatan antar aksesi rumput lanskap di Desa Sukolilo, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang. Penelitian dilakukan dari Juni hingga Desember 2023 di Desa Sukolilo, Malang, Jawa Timur, dengan fokus pada berbagai jenis rumput lanskap, yaitu rumput gajahan (Axonopus compressus), rumput gajah mini (Axonopus compressus var. Dwarf), rumput gajah mini variegata (Axonopus compressus var. Dwarf Variegated), rumput bermuda grinting (Cynodon dactylon), rumput bermuda (Cynodon dactylon x Cynodon travaalensis), rumput manila (Zoysia matrella), dan rumput lamuran (Polytrias indica). Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan purposive sampling, melibatkan pengukuran karakter kuantitatif (panjang dan lebar daun) dan kualitatif (bentuk bunga, tekstur daun, dll.) menggunakan alat seperti meteran, jangka sorong, dan RHS Color Chart. Analisis data dilakukan menggunakan analisis komponen utama (PCA) dan analisis kelompok (CA). Hasil penelitian menunjukkan tiga komponen utama yang mencakup karakteristik seperti panjang daun, bentuk bunga, dan warna daun. Analisis kelompok mengidentifikasi tiga cluster utama berdasarkan bentuk bunga, tekstur daun, dan warna stolon, dengan hubungan kekerabatan terdekat ditemukan dalam kelompok yang memiliki koefisien kemiripan 23%-84%. Penelitian ini memberikan wawasan penting untuk konservasi dan pemuliaan tanaman rumput lanskap di Indonesia.