Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Keseragaman Pencahayaan Alami Berdasarkan Rasio Intensitas Minimum dan Rata-Rata di Universitas Muhammadiyah Lamongan Faridhatun; Defta Septiana; Uswatun Chasanah; Asmaul Lutfi Marufah
Inovasi Fisika Indonesia Vol. 15 No. 1 (2026): Inpress Vol 15 No 1
Publisher : Prodi Fisika FMIPA Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ifi.v15n1.p68-76

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat dan distribusi pencahayaan alami di ruang kelas E901 dan E902 Universitas Muhammadiyah Lamongan menggunakan metode peta kontur. Pengukuran intensitas cahaya dilakukan menggunakan lux meter digital pada grid berjarak 60 × 60 cm di seluruh area ruang, dengan kondisi seluruh jendela dibuka untuk memaksimalkan pencahayaan alami. Data hasil pengukuran diolah menggunakan perangkat lunak Surfer untuk menghasilkan peta kontur distribusi iluminansi secara spasial. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa ruang kelas E901 memiliki nilai rata-rata iluminansi sebesar 193,4 lux, sedangkan ruang kelas E902 sebesar 151,2 lux. Kedua nilai tersebut masih berada di bawah standar pencahayaan ruang belajar berdasarkan SNI 6197:2020, yaitu 250–300 lux. Secara spasial, ruang E901 menunjukkan tingkat pencahayaan yang lebih tinggi namun dengan distribusi yang tidak merata, sedangkan ruang E902 memiliki pencahayaan yang lebih seragam tetapi dengan intensitas yang lebih rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orientasi bangunan serta ukuran dan posisi bukaan jendela berpengaruh signifikan terhadap distribusi pencahayaan alami. Oleh karena itu, diperlukan optimalisasi pencahayaan melalui penggunaan elemen reflektif, pengaturan warna interior, serta penerapan sistem pencahayaan hibrida untuk meningkatkan kenyamanan visual ruang kelas..   Abstract This study aims to analyze the level and distribution of natural lighting in classrooms E901 and E902 at Universitas Muhammadiyah Lamongan using the contour mapping method. Light intensity measurements were conducted using a digital lux meter on a 60 × 60 cm grid covering the entire classroom area, with all windows fully opened to maximize daylight penetration. The measured data were processed using Surfer software to generate contour maps representing the spatial distribution of illuminance. The results indicate that classroom E901 has an average illuminance of 193.4 lux, while classroom E902 has an average illuminance of 151.2 lux. Both values are below the recommended illuminance standard for learning spaces according to SNI 6197:2020, which ranges from 250 to 300 lux. Spatially, classroom E901 exhibits higher illuminance levels but with uneven distribution, whereas classroom E902 shows a more uniform light distribution with lower overall intensity. The findings demonstrate that building orientation as well as the size and position of window openings significantly influence the distribution of natural lighting. Therefore, lighting optimization through the use of reflective elements, appropriate interior color selection, and the implementation of hybrid natural–artificial lighting systems is required to enhance visual comfort in classrooms.