Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Physiotherapy Management in Cases of Lumbar Radiculopathy e.c Lumbal Spondylosis: Case Report Winanti, Milan Dwi; Sudaryanto, Wahyu Tri; Kingkinarti, K
Academic Physiotherapy Conference Proceeding 2025: Academic Physiotherapy Conference Proceeding
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: Lumbar radiculopathy akibat spondylosis lumbalis menyebabkan nyeri menjalar dan gangguan aktivitas fungsional. Fisioterapi berperan dalam mengurangi nyeri dan meningkatkan fungsional pasien.Objectives: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intervensi fisioterapi berupa kombinasi Short Wave Diathermy (SWD), Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS), latihan neurodinamik, stretching, dan strengthening terhadap penurunan intensitas nyeri, peningkatan kekuatan otot trunk, serta peningkatan aktivitas fungsional pada pasien dengan lumbar radiculopathy akibat spondylosis lumbalis.Method: Penelitian ini menggunakan desain case report dengan pendekatan single subject research pada wanita usia 45 tahun. Intervensi terdiri dari SWD, TENS, latihan neurodinamik, stretching, dan strengthening selama empat sesi. Evaluasi menggunakan NPRS, MMT, dan ODI.Result: Terjadi penurunan skor nyeri dari 8 menjadi 3, dan skor ODI dari 15 menjadi 7, yang menunjukkan perbaikan gejala dan peningkatan aktivitas fungsional. Namun, tidak terjadi peningkatan bermakna pada kekuatan otot trunk, dengan nilai MMT tetap pada 3.Conclusion: Kombinasi terapi fisioterapi berupa SWD, TENS, latihan neurodinamik, stretching, dan strengthening efektif dalam menurunkan nyeri dan meningkatkan aktivitas fungsional pada pasien dengan lumbar radiculopathy akibat spondylosis lumbalis. Namun, tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan kekuatan otot trunk dalam jangka pendek.
Manajemen Fisioterapi pada Kasus Joint Instability et Causa Rupture Posterior Cruciate Ligament: Studi Kasus Triasari, Ana; Komalasari, Dwi Rosella; Kingkinarti, K
Academic Physiotherapy Conference Proceeding 2025: Academic Physiotherapy Conference Proceeding
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Posterior Cruciate Ligament (PCL) merupakan salah satu ligamen penting dalam menjaga stabilitas lutut. Rupture PCL dapat menyebabkan ketidakstabilan sendi, nyeri, keterbatasan gerak, dan kelemahan otot, yang memerlukan intervensi fisioterapi.Purpose: Melaporkan intervensi fisioterapi pada pasien dengan joint instability akibat rupture PCL dan mengevaluasi efektivitas terapi yang diberikan.Case Presentation: Pasien laki-laki usia 57 tahun dengan keluhan nyeri dan keterbatasan gerak lutut kiri setelah bekerja dalam posisi jongkok lama.Methods Outcome: Intervensi fisioterapi dilakukan dua kali seminggu, terdiri dari Ultrasound, Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS), stretching, dan latihan penguatan otot (strengthening). Evaluasi dilakukan melalui pengukuran skala nyeri (NRS), kekuatan otot (MMT), lingkup gerak sendi (ROM), lingkar segmen, dan Barthel Index. Terdapat penurunan nyeri gerak dari NRS 5 menjadi 2. ROM lutut meningkat, menunjukkan perbaikan mobilitas serta pengurangan bengkak. Namun, peningkatan kekuatan otot dan kemampuan fungsional belum meningkat secara signifikan.Conclusion: Intervensi fisioterapi dengan kombinasi modalitas dan latihan terapeutik dapat membantu mengurangi nyeri dan meningkatkan ROM serta mengurangi edema pada pasien dengan joint instability akibat rupture PCL. Namun, diperlukan waktu lebih lama untuk perbaikan kekuatan otot dan fungsi secara keseluruhan.