Pemerintah Indonesia mencanangkan paradigma pembangunan kesehatan dilandaskan pada paradigma sehat, yang berarti pembangunan kesehatan harus lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif, tanpa mengabaikan upaya kuratif dan rehabilitatif. Oleh karena itu promosi kesehatan telah ditetapkan sebagai salah satu program unggulan, sehingga perlu digarap secara serius dengan dukungan sumberdaya yang memadai. Tujuan residensi ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses pemberian layanan promosi kesehatan, jenis-jenis media komunikasi yang digunakan dalam proses penyebaran informasi promosi kesehatan tersebut serta upaya pemanfaatan masyarakat atas media komunikasi yang digunakan. Identifikasi masalah menggunakan analisa fishbone. Kemudian dicari ide-ide alternatif solusi dari permasalahan yang ada dengan USG. Berikutnya analisis pe-nyelesaian masalah dilakukan berdasarkan analisis SWOT. Hasil pengabdian menyatakan masalah yang perlu diprioritaskan penyelesaiannya adalah tim membutuhkan pelatihan web-design dan konten kreator. Strategi yang dapat diterapkan pada kegiatan residensi ini adalah dengan mengadakan pelatihan web-design dan konten kreator. Setelah dilakukan pelatihan, didapatkan evaluasi peserta adalah sangat baik (86%) baik (14%), sangat sesuai dengan tema (80%) sesuai (20%), penyampaian nara sumber sangat baik (60%) baik (40%), menganggap pelatihan ini sangat bermanfaat (86%) dan bermanfaat (14%).