Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Sosialisasi dan Edukasi Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKY) terhadap Peningkatan Pengetahuan Anak Sekolah di SDN 24 Meulaboh Kabupaten Aceh Barat Bramurni, Nasywa; Annisa, Alyana Sarah; Yupirda, Darma; Marniati, Marniati
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v3i2.575

Abstract

Gangguan akibat kekurangan yodium (GAKY) merupakan salah satu masalah gizi penting di Indonesia yang memiliki pengaruh langsung terhadap kesehatan masyarakat dan kualitas sumber daya manusia. Kekurangan yodium dapat menghambat perkembangan fisik maupun kognitif, menyebabkan penurunan fungsi kelenjar tiroid, dan memicu berbagai gangguan kesehatan seperti gondok, kretinisme, gangguan pertumbuhan, serta penurunan tingkat kecerdasan. Rendahnya pengetahuan masyarakat tentang pentingnya konsumsi yodium menjadi salah satu faktor penyebab masalah ini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dirancang untuk membantu anak-anak sekolah lebih memahami GAKY, dengan cara memberikan edukasi gizi yang menggunakan media visual sebagai alat utamanya. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dengan media PowerPoint dan diskusi interaktif yang dilaksanakan pada bulan November 2025 di SD Negeri 24 Meulaboh dengan melibatkan 11 siswa kelas VI. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test menggunakan kuesioner pengetahuan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai rata-rata pengetahuan dari 44 menjadi 85. Hasil uji Paired Sample T-Test menunjukkan nilai signifikansi p=0,000 (p<0,05), yang berarti terdapat perbedaan bermakna antara pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan. Dengan demikian, edukasi kesehatan berbasis media visual dan diskusi interaktif terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan anak sekolah dan dapat menjadi strategi preventif yang tepat dalam upaya pencegahan GAKY sejak usia dini, serta diperlukan program edukasi berkelanjutan dengan melibatkan guru, tenaga kesehatan, dan orang tua untuk memastikan dampak jangka panjang.