Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di RA Hidayatullah, sebuah lembaga pendidikan anak usia dini yang berdiri sejak 2003 di Surabaya. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, ditemukan berbagai permasalahan dalam pengajaran pelafalan bahasa Inggris, antara lain keterbatasan penguasaan fonetik karena latar belakang pendidikan guru yang bukan dari bidang bahasa Inggris, kesulitan melafalkan bunyi yang tidak terdapat dalam bahasa ibu, minimnya pelatihan profesional, serta rendahnya rasa percaya diri guru. Selain itu, peserta didik juga menghadapi tantangan dalam ketepatan pelafalan, kurangnya metode pembelajaran yang interaktif, serta keterbatasan sumber daya pendukung. Melalui program ini dikembangkan aplikasi Tiny Pronounce sebagai media pembelajaran berbasis teknologi yang dapat membantu guru dalam mengajarkan pelafalan bahasa Inggris sesuai standar International Phonetic Alphabet (IPA). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kompetensi guru sebesar 40% dalam aspek keterampilan melafalkan vokal, konsonan, intonasi, dan penekanan, kemampuan mengevaluasi pelafalan, serta penggunaan aplikasi dalam pembelajaran. Selain itu, terjadi peningkatan pengetahuan guru terkait motivasi, kepercayaan diri, sikap terbuka terhadap inovasi, dan empati dalam pengajaran. Aspek kelembagaan didukung dengan tersedianya perangkat APE berbasis teknologi serta sarana pendukung jaringan internet. Dengan demikian, pemanfaatan aplikasi Tiny Pronounce terbukti mampu meningkatkan kompetensi guru RA Hidayatullah dalam mengajar pronunciation secara lebih efektif, menarik, dan sesuai kebutuhan pembelajaran anak usia dini.