Infrastruktur jalan raya memegang peranan vital dalam mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat perkotaan di Indonesia, namun kondisi kerusakan jalan yang mencapai angka mengkhawatirkan di berbagai daerah menunjukkan adanya permasalahan serius dalam implementasi kebijakan pemeliharaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kebijakan pemeliharaan infrastruktur jalan raya di Indonesia dan dampaknya terhadap keberlanjutan mobilitas masyarakat perkotaan, mengidentifikasi praktik terbaik dan kendala dalam pelaksanaannya, serta merumuskan rekomendasi kebijakan yang lebih efektif. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi literatur sistematis terhadap publikasi tahun 2021-2025, meliputi artikel jurnal, laporan penelitian, dan dokumen kebijakan yang dianalisis menggunakan teknik analisis konten tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kerangka regulasi pemeliharaan jalan telah cukup komprehensif, implementasinya masih terkendala oleh keterbatasan anggaran, koordinasi antar-lembaga yang belum optimal, dan lemahnya sistem monitoring. Kualitas pemeliharaan jalan terbukti memiliki hubungan signifikan dengan keberlanjutan mobilitas perkotaan, terutama dalam aspek aksesibilitas, efisiensi transportasi, dan pertumbuhan ekonomi lokal. Penelitian menyimpulkan bahwa diperlukan penguatan sistem manajemen aset berbasis teknologi, peningkatan alokasi anggaran, koordinasi kelembagaan yang lebih efektif, serta pemberdayaan partisipasi masyarakat untuk mewujudkan pemeliharaan jalan yang berkelanjutan dan mendukung mobilitas masyarakat perkotaan yang lebih baik.