Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Meningkatkan Pemahaman Keberagaman Sosial dan Budaya melalui Model Teams Games Turnament (TGT) pada Siswa Kelas IV SDN Ketegan Hidayati, Ani; Rozy, Fakhrur; Budiyanti, Linda Rizqi
Pengenalan Lapangan Persekolahan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 1 (2025): Pengenalan Lapangan Persekolahan Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/3f63cr12

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa kelas IV SDN Ketegan tentang keberagaman sosial dan budaya melalui model Teams Games Tournament (TGT) berbantuan PPT. Penelitian dilakukan dalam dua siklus. Hasil pra-siklus menunjukkan siswa belum memahami contoh keberagaman dan belum menunjukkan sikap menghargai perbedaan. Pada siklus I, pembelajaran tanpa TGT menghasilkan ketuntasan 64,7%, sehingga diperlukan perbaikan. Pada siklus II, penerapan TGT dan pengelompokan yang lebih kecil meningkatkan interaksi dan pemahaman siswa, dengan ketuntasan mencapai 88,2%. Terjadi peningkatan sebesar 23,5% dari siklus sebelumnya. Dengan demikian, model TGT efektif dalam membantu siswa memahami keberagaman sosial dan budaya secara lebih aktif dan bermakna. This classroom action research aims to improve fourth-grade students’ understanding of social and cultural diversity at SDN Ketegan through the Teams Games Tournament (TGT) model supported by PPT media. The study consisted of two cycles. Pre-cycle observations showed that students had not yet understood examples of diversity or demonstrated respectful attitudes. In Cycle I, learning without TGT resulted in 64.7% mastery. Improvements were made in Cycle II by applying TGT with smaller groups, increasing student participation and understanding, achieving 88.2% mastery. This shows a 23.5% improvement. Thus, TGT is effective in enhancing students’ understanding of social and cultural diversity.
Peningkatan Pemahaman Konsep Gaya Magnet Melalui Percobaan Sederhana pada Siswa Kelas IV SDN Ketegan Maslikhah, Siti Khodijatul; Rozy, Fakhrur; Budiyanti, Linda Rizqi
Pengenalan Lapangan Persekolahan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 2 (2025): Pengenalan Lapangan Persekolahan Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/b8zj5q72

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep gaya magnet pada siswa kelas IV SDN Ketegan melalui penerapan percobaan sederhana dalam pembelajaran IPA. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 17 siswa kelas IV, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman konsep siswa dari siklus I ke siklus II, ditandai dengan kenaikan nilai rata-rata dan persentase ketuntasan belajar. Kebaruan penelitian ini terletak pada pemanfaatan percobaan sederhana yang mudah, ekonomis, dan kontekstual untuk mengonkretkan konsep gaya magnet. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa percobaan sederhana dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran efektif bagi guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPA di sekolah dasar. This study aims to improve the understanding of the concept of magnetic force in fourth-grade students of Ketegan Elementary School through the implementation of simple experiments in science learning. The study used a Classroom Action Research (CAR) approach which was implemented in two cycles, including the planning stage, action implementation, observation, and reflection. The subjects of the study were 17 fourth-grade students, with data collection techniques in the form of observation, learning outcome tests, and documentation. The results of the study showed an increase in students' conceptual understanding from cycle I to cycle II, marked by an increase in average scores and percentage of learning completion. The novelty of this study lies in the use of simple experiments that are easy, economical, and contextual to concretize the concept of magnetic force. The implications of this study indicate that simple experiments can be an alternative effective learning strategy for teachers in improving the quality of science learning in elementary schools.